alexametrics
Rabu, 25 November 2020
Rabu, 25 November 2020

Jaga Realisasi PAD, Bapenda NTB Jemput Bola

MATARAM-Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nomor Kendaraan Bermotor (BBNKB) berperan besar terhadap pemasukan pendapatan asli daerah (PAD). ”60 persen PAD kita dari sana. Jangan sampai kualitasi pelayanan kita turun. Harus terus dijaga,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah, Selasa (17/11/2020).

Koordinasi serta sinergitas yang baik, dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) NTB, Jasa Raharja, hingga Ditlantas Polda NTB diperlukan untuk peningkatan pelayanan. Wagub meminta terus dilakukan inovasi dan kreativitas. ”Semoga ekonomi di NTB bisa terus tumbuh dengan positif,” ujarnya.

Kepala Bapenda H Iswandi mengatakan, pihaknya terus menyiapkan sejumlah langkah strategis. Terutama untuk menutupi lambannya pencapaian realisasi PKB maupun BBNKB akibat pandemi covid-19.

”Di sini pentingnya kita tingkatkan sinergi, supaya saling menguatkan. Agar pemulihan ekonomi bisa lebih cepat,” kata Iswandi.

Dari catatan bapenda, realisasi PKB tahun ini menurun 1,54 persen. Jika di 2019 bisa mencapai Rp 437 miliar, hingga November capaian PKB berada di angka Rp 430 miliar.

Kondisi lebih parah terjadi di BBNKB. Tahun lalu, Pemprov NTB bisa meraup hingga Rp 404 miliar. Sementara di tahun ini, baru terealisasi Rp 279 miliar. Turun sebanyak 30,92 persen dibandingkan 2019.

Kata Iswandi, meski dalam keadaan sulit, masyarakat harus tetap memperhatikan kewajibannya. Apalagi dari pajak yang mereka pajak, akan kembali lagi ke masyarakat.

Bapenda sendiri terus meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Pelayanan mereka dilakukan dengan pola jemput bola. Turun hingga ke desa-desa. Selain itu, Bapenda juga membuka pelayanan berbasis digital. Untuk memudahkan masyarakat menjalankan kewajibannya.

”Kita sudah ada 92 jenis layanan. Bisa juga petugas datang ke rumah untuk melayani atau mengingatkan kewajiban pembayaran pajaknya,” tuturnya.

Meski terjadi pandemi, Iswandi menyebut pemprov terus berusahan menjaga realisasi penerimaan pajak. Apa yang sudah dicapai sekarang, angkanya tidak jauh dari target. ”Bisa kita bilang realisasinya tetap. Meski sebelumnya target sudah kita turunkan,” kata Iswandi. (dit/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Dijual ke Luar Daerah, Harga Bahan Pokok di Mataram Naik

”Yang buat mahal itu harganya karena banyak dikirim ke luar daerah. Di sana harganya jauh lebih menjanjikan jadi pedagang memilih kirim ke sana juga,” ujarnya.

Guru Garda Terdepan Pencegahan Korona di Sekolah

”Kalau guru tidak disiplin atau lengah, maka saya tidak bisa bayangkan, apa yang akan terjadi pada anak-anak kita,” ujar Pembina BKP PGRI NTB Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Belajar dari Pengalaman Langsung Kesembuhan Penyintas COVID-19

Pola makan dengan asupan makanan tinggi kalori dan tinggi protein merupakan treatment yang dianjurkan saat terkena COVID-19. Hal ini berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh.

XL Axiata Raih Dua Penghargaan Internasional

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali berhasil mendapatkan penghargaan tingkat internasional.

Dosen Fisika Unram Gelar Pelatihan HOTS Daring

”Ini (pelatihan, Red) dalam rangka meningkatkan kualitas hasil pembelajaran siswa di tengah wabah Pandemi Covid-19,” kata Ni Nyoman Sri Putu Verawati, ketua tim dosen, kemarin (23/11).

Dewan Mataram Minta Pembagian Bantuan JPS Usai Pilkada

-Sejumlah anggota dewan meradang. Bukan karena tak setuju dengan bantuan JPS tahap enam. Tapi, mereka khawatir JPS ini ditunggangi kepentingan politik jelang Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.
00:06:43

VIDEO : Polisi Bongkar Pabrik Sabu di Pringgasela Lotim

Peredaran gelap narkoba di Provinsi NTB benar-benar mengkhawatirkan. Pera pelakunya menggunakan beribu macam cara. Bahkan sudah ada yang memproduksi barang haram itu di daerah ini. Polisi sudah berhasil membongkarnya.

Korona Meningkat, Libur Panjang Akhir Tahun Ini Bisa Dibatalkan

Pemerintah mempertimbangkan untuk memperpendek atau meniadakan sama sekali libur panjang pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2020 ini jika penerapan protokol kesehatan pada liburan Maulid Nabi akhir Oktober lalu dianggap tidak efektif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Otak Pabrik Sabu Lotim Buronan Interpol, Kabur dari Brunei-Malaysia

Terbongkarnya pabrik sabu sekala rumahan di Pringgasela, Lombok Timur (Lotim) menyeret nama MY alias Jenderal Yusuf. Nyatanya Yusuf bukan penjahat “kaleng-kaleng”. Dia kini mendekam di Lapas Mataram pernah berurusan dengan Interpol.
Enable Notifications    OK No thanks