alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Perekaman e-KTP Sudah Tembus 96 Persen

MATARAM-Jelang Pemilu 17 April, perekaman KTP Elektronik (e-KTP) terus dikebut. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB H Ashari mengatakan, perekaman e-KTP sudah mencapai 96 persen.

“Itu artinya ada lima persen yang tersisa dan ini sekarang kita kejar, mudah-mudahan ada peningkatan yang signifikan,” tegasnya, kemarin (18/2).

Dijelaskan, jumlah penduduk NTB yang memenuhi syarat untuk merekam e-KTP lebih dari 3,6 juta jiwa. Sedangkan yang sudah melakukan perekaman sebanyak 3,5 juta jiwa lebih. Sementara, ada lebih dari 100 ribu yang harus dikejar untuk melakukan perekaman.

Sisa lima persen itu masih di dominasi oleh masyarakat yang akan memasuki usia 17 tahun. Sehingga, pihaknya mendorong Disdukcapil kabupaten dan kota menjemput bola ke SMA, SMK, dan MA. “Kita sampai menjangkau ke perguruan tinggi juga,” jelasnya.

Selain itu, kendala geografis juga dihadapi oleh petugas,l saat ingin melakukan perekeman e-KTP. Seperti yang terjadi Pulau Sumbawa. Ada masyarakat yang belum terjangkau karena tempat tinggalnya berada di atas perbukitan, gunung, bahkan berbeda pulau. Sehingga harus menggunakan perahu untuk menjangkau wilayah itu.

“Kendala berikutnya juga, ada warga yang sudah merekam tetapi belum cetak e-KPT, ini masih berkutat pada persoalan klasik namun tetap kami tindak lanjut,” terang Ashari.

Ashari menyebut, demi mengejar target percepatan, pihaknya terus mendorong agar perekaman tetap dilakukan pada akhir pekan atau libur kerja. “Yang biasanya dilakukan pada hari kerja tetapi pada hari libur kerja juga tetap melayani masyarakat lakukan perekaman, sampai menjelang pemilu pun tetap ada perekaman,” jelasnya.

Terkait dengan persediaan blangko e-KTP, Ashari tetap berkoordinasi dengan semua kepala Disdukcapil se-NTB. Memastikan jangan sampai membuat masyarakat menunggu. Jika ada kekurangan maka segera dikomunikasikan. Supaya bisa bersurat ke Kemendagri RI. “Yang jelas semuanya harus sesuai kebutuhan kabupaten dan kota,” kata dia.

Memang saat ini ada masyarakat yang sudah merekam, namun tidak bisa langsung mencetak e-KTP. Karena semuanya dilakukan secara bertahap. Jika semua sudah tercetak dalam bentuk fisik e-KTP, maka angka 96 persen akan terus naik.

“Saya juga mengimbau, buat masyarakat yang sudah merekam dan sudah cetak e-KTP, segera ke Disdukcapil setempat dan ambil, karena kita menghindari penumpukan,” tutupnya. (yun/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks