alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Di Data Kemenag NTB, 14 CJH Belum Lunasi BPIH

MATARAM-Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) berjalan cukup progresif di NTB. Dari 2.042 Calon Jamaah Haji (CJH) reguler, hanya 14 yang belum lunas per 17 Mei.

Alhamdulillah. Insya Allah yang belum, bisa melunasi sebelum 20 Mei ini,” kata Kepala Kanwil Kemenag NTB Zaidi Abdad, Rabu (18/5).

Tenggat pelunasan juga berlaku petugas kloter yang nanti mendampingi CJH. Pembayarannya dilakukan pemprov maupun masing-masing kabupaten/kota tempat pendamping haji bertugas.

Jumlah petugas kloter dalam pelaksaan haji tahun ini sebanyak 10 orang. Rinciannya lima orang sebagai ketua kloter Tim Pembimbing Haji Indonesia (TPHI) dan lima merupakan tim pembimbing. Selain itu ada juga tenaga kesehatan yang akan mendampingi CJH reguler asal NTB. Yang nantinya dibagi ke dalam lima kloter.

Baca Juga :  Percepat Vaksinasi, Polres Lombok Utara Turun Tangan

Zaidi mengatakan, jika seluruh CJH reguler telah melunasi BPIH, pihaknya tetap menyiapkan CJH cadangan. Untuk mengantisipasi jika ada CJH reguler yang gagal berangkat di last minute. Proses penggantian CJH tetap berdasarkan sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (Siskohat).

”Secara otomatis. Cuma kan kita tidak tahu siapa yang akan naik, yang pasti sesuai (nomor) kursi dan kuota,” jelasnya.

Katanya, sudah banyak CJH cadangan mempersiapkan diri. Jika sewaktu-waktu harus menggantikan CJH reguler. ”Bahkan ada CJH yang sudah siap untuk sekadar jadi cadangan. Jadi begitu ada cadangan naik, mereka langsung respons untuk pelunasan,” ujar Zaidi.

Antusiasme tersebut dipahami Kemenag. Tak lepas dari ditundanya pelaksanaan ibadah haji selama dua tahun terakhir akibat pandemi covid.

Untuk memaksimalkan persiapan haji, Kanwil Kemenag telah melantik PPIH embarkasi Lombok, kemarin. Sekda NTB Lalu Gita Ariadi berharap panitia yang dilantik bisa bekerja dengan baik.

Baca Juga :  Pengusaha di KEK Mandalika Optimis Pariwisata NTB akan Segera Bangkit

”Walaupun dua tahun off tidak ada haji, insya Allah (panitia) sudah mengenali kendala-kendala dalam melaksanakan tugas,” kata Gita.

Gita mengatakan, euforia haji tahun ini akan berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Sehingga perlu diantisipasi potensi membludaknya keluarga hingga masyarakat yang mengiringi keberangkatan CJH ke Tanah Suci. ”Itu jadi tantangannya,” ujarnya.

Kepada CJH, Gita mengimbau untuk tetap menjaga kesehatan sebelum berangkat dan saat berada di Arab Saudi. Agar pelaksanaan ibadah haji berjalan lancar dan pulang dengan mabrur.

”Petugas pendamping juga dengan segala keikhalasan membantu jamaah agar proses ibadah mereka berjalan lancara,” tandas Gita. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/