alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

PKB Ingin Calonkan Istri Sekda NTB, Lale Prayatni di Pilbup Loteng

MATARAM-Kejutan demi kejutan politik masih terus muncul di Lombok Tengah (Loteng). Usai Yayasan Attohiriyah Al Fadiliyah (Yatofa) Bodak memutuskan tidak mengusung figur muncul nama Sekda Loteng HM Nursiah sebagai pengganti.

Tidak sampai disitu keputusan Bodak absen di peta politik Loteng membuat partai-partai lebih atraktif lagi mencari figur yang berpeluang menang. PKB salah satu partai papan tengah tengah memantau Lale Prayatni yang juga istri Sekda NTB HL Gita Aryadi.

Hal ini dibenarkan Ketua DPW PKB NTB HL Hadrian Irfani. “Dari sekian tokoh yang kami amati salah satunya beliau,” katanya Kamis (18/6).

Prayatni saat ini masih berstatus ASN dan menduduki jabatan sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kabupaten Lombok Barat. PKB sendiri melirik Lale karena dinilai salah satu tokoh yang punya kapasitas dan kemampuan dalam memimpin.

Dikatakan Ari PKB berkomitmen mencari figur-figur terbaik untuk diusung dalam Pilbup Loteng 2020. “Kita sedang cermati dan pantau tokoh-tokoh Loteng terbaik,” terangnya.

Nama Prayatni ramai diperbincangkan, setelah Loteng dalam beberapa waktu terakhir hanya memunculkan figur dari kalangan pria. Sebelumnya sempat muncul nama perempuan lain yakni Lale Yattaqunafis. Tetapi nama Lale Yaqut tenggelam seiring NW Anjani belum menentukan sikap politik.

Kemunculan Prayatni diliihat sebagai respons absennya kekuatan politik Yatofa Bodak. Tak cuma itu dengang-dengung Bodak dan Golkar yang dirumorkan bakal beda langkah politik membuat situasi politik Loteng semakin dinamis.

Sementara itu, figur Prayatni masuk dalam radar PKB dijawab normatif Ari. “Lombok Tengah butuh figur yang mampu mengawal pembangunan di semua sektor terutama KEK Mandalika,” ujarnya.

Hal ini seolah isyarat dari Ari, kedekatan Loteng dengan Pemprov NTB dapat dimaksimalkan dengan suksesi Prayatni di Pilbup Loteng. Hal ini pun akan menguntungkan dari sisi sinergi pembangunan mengingat posisi Gita saat ini sebagai Sekda NTB.

Sinergi antara Pemda, Pemprov, dengan Pemerintah Pusat akan memaksimalkan pengawasan pembangunan di Loteng. “Loteng butuh pemimpin yang visioner, memiliki jaringan yang luas, dan mampu beradaptasi dengan dinamika zaman,” terangnya.

Lantas bagaimana dengan figur-figur yang selama ini telah mengikuti tahapan Fit and Proper Test di PKB? “Ya kan kami sampaikan memantau seluruh tokoh termasuk beliau (Parayatni)” terang Ari.

Pada prinsipnya bila hasil survei popularitas dan elektabilitas figur yang ikuti tahapan FTP dengan tokoh di luar, maka PKB pasti mengusung tokoh yang ikuti tahapan. Tetapi sebaliknya bila ada tokoh dengan hasil survei signifikan PKB terbuka mempertimbangkannya.

Termasuk menyiapkan obsi diusung dengan tetap meminta ikuti tahapan sesuai mekanisme partai. “Namun jika dapat memerintahkan yang lain maka tidak menutup kemungkinan ada sekenario berbeda,” pungkasnya.

Sementara itu dihubungi tentang kabar itu, Gita belum memberi tanggapan apapun terkait kabar istrinya didorong ikut Pilbup.

Ketua DPC PKB NTB HL Pelita Putra pun menyampaikan hal yang sama. “Kami tetap memperioritakan untuk mengusung para figur yang telah mengikuti tahapan,” terangnya.

Tetapi PKB juga terbuka memantau figur lain di Loteng. Menyusul adanya perubahan peta politik di sana. “Kalau saya sudah jelas, semua tergantung restu ibu, sampai saat ini ibu bilang jangan,” tandasnya. (zad/r2)

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks