alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Perang Lawan Covid-19, Polda NTB Rutin Gelar Razia Masker

Polda NTB tak henti-hentinya menekan penyebaran Covid-19. Yang terkini adalah menggelar razia bagi para pengendara yang tidak menggunakan masker. Pengendara yang tidak patuh, langsung mendapat sanksi di tempat.

—————————————————————

 

RAZIA ini dimulai kemarin (18/8) pukul 15.30 Wita. Digelar di simpang tiga pasar Kebon Roek dan simpang tiga Montong, Jalan Raya Senggigi, Lombok Barat. Melibatkan personel Dalmas serta Satlantas Polresta Mataram dan Polres Lombok Barat.

“Kegiatan ini difokuskan kepada pengendara yang tidak memakai masker,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto usai razia di depan Pasar Kebon Roek, kemarin (18/8).

Razia protokol Covid-19 diselenggarakan mengacu pada Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penegakan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegaahan dan Pengendalian Covid-19.

”Operasi ini kami  gelar sebagai wujud kecintaan kami kepada masyarakat, karena tugas kami adalah melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat,” ungkapnya.

Dari operasi yang dijalankan ada beberapa pengendara yang tidak menggunakan masker. Mereka diminta untuk membacakan Pancasila dan push up.

”Bukan hanya pengendara yang tidak menggunakan masker saja yang mendapatkan sanksi. Penumpangnya pun kalau tidak menggunakan masker kita berikan sanksi,” tegasnya.

Setelah para pengendara tersebut mendapatkan sanksi, mereka diberikan nasehat dan pemahaman pentingnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

”Razia diisi dengan sosialisasi dan hukuman sosial dan fisik tersebut mengedepankan humanis approach (pendekatan kemanusiaan atau sosial),” ungkapnya.

Ending dari operasi tersebut tidak lain adalah menyadarkan masyarakat. Pentingnya menjaga kesehatan di masa pandemi Covid -19.

“Kami ingin masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan baik dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menghindari berkerumun dalam jumlah besar dimanapun berada,” imbaunya.

Menggunkan masker di masa pandemi sangat penting. Bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk orang lain. ”Kita harus saling menjaga, agar tidak tertular  Covid-19,” paparnya.

Dia berharap, dengan pola pendekatan tersebut, masyarakat NTB semakin sadar pentingnya protokol kesehatan. Jangan sampai virus ini terus menyebar. ”Mari kita bersama-sama melawan Covid-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan,” ajaknya.

 

Polsek Pagutan Bagi Masker Gratis

 

Sementara itu, kemarin, Polsek Pagutan memiliki cara berbeda untuk menyosialisasikan protokol kesehatan. Mereka turun ke jalan dan masuk ke pasar Pagesangan, Mataram.

”Kita bagikan masker gratis kepada pengguna jalan maupun pengunjung pasar Pagesangan,” kata Kapolsek Pagutan Iptu Ketut Artana, kemarin (18/8).

Total 250 masker yang dibagikan. Kegiatan itu melibatkan Para Kanit Polsek , personel Polsek Pagutan dan Bhabinsa.

Setiap pengendara yang tidak menggunakan masker kita minta untuk berhenti. ”Kita langsung berikan peringatan. Jika tidak menggunakan masker lagi kita berikan sanksi,” ungkapnya.

Selain memberikan masker, Kapolsek Pagutan juga mengajak para pengunjung maupun pedagang pasar agar selalu menerapkan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru. Agar penyebaran Covid-19  tidak semakin meningkat khususnya dilingkungan pasar.

Artana mengatakan, pembagian masker sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat untuk sama- sama memerangi  serta meminimalisir penyebaran  Covid 19.

“Kami mengharapkan masyarakat khususnya pengguna jalan maupun pengunjung pasar agar selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker dan menjaga jarak serta mencuci tangan saat berada di pasar untuk memutus mata rantai penyebaran,” kata Artana. (arl/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks