Sabtu, 4 Februari 2023
Sabtu, 4 Februari 2023

DPMPTSP NTB Catat Realisasi Investasi Per Oktober 2022 Tembus Rp 15,43 T

MATARAM-Realisasi investasi per Oktober 2022 tembus hingga Rp 15,43 triliun. Angka tersebut telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebesar Rp 15,42 triliun di 2022.

”Di tahun sebelumnya, realisasi investasi tetap melampaui target RPJMD,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB Mohammad Rum.

Di tahun 2020, realisasi investasi di NTB mencapai Rp 11,6 triliun. Jumlah ini lebih tinggi dari target RPJMD Rp 11,5 triliun dan target pemerintah pusat Rp 6,06 triliun.

Selanjutnya di 2021, investasi yang masuk ke Provinsi NTB tembus hingga rp 14,87 triliun. Angkanya lebih tinggi dari target RPJMD Rp 13 triliun serta target pemerintah pusat Rp 9 triliun.

Nah, untuk tahun 2022 ini, pemerintah pusat rupanya menargetkan realisasi investasi di NTB dua kali lipat dari 2021. Yakni sebesar Rp 18,5 triliun.

Baca Juga :  Atasi Kekurangan Kamar Jelang MotoGP, Rumah Warga Disulap Jadi Homestay

Rum sendiri cukup yakin target tersebut bisa dicapai. Apalagi investasi di NTB telah menunjukkan tren positif. ”Optimis bisa hingga akhir tahun,” ucap Rum.

Selain soal tren positif investasi, Rum mengatakan sejumlah sumbatan investasi mulai terbuka. Penyelesaiannya dibantu Satgas Percepatan Investasi yang diketuai langsung Kapolda NTB.

Satgas menaruh atensi pada tiga investasi di NTB. Yang sempat terhambat akibat faktor eksternal. Antara lain, vila Tampah Hills di Lombok Tengah; hotel bintang lima di Teluk Mekaki, Lombok Barat; pabrik ikan di Teluk Santong, Sumbawa; dan ekowisata di Hutan Sekaroh, Lombok Timur.

Pabrik ikan di Teluk Santong mulanya merupakan kerja sama investasi dari PT Bali Seafood Internasional dengan Pemprov NTB. Namun, investasi tersebut macet dan membuat pabrik tidak bisa dimanfaatkan.

Baca Juga :  Pemprov NTB Cari Solusi untuk Tangani Utang Investor Amerika Serikat

”Sekarang sudah dikuasai pemprov. Akan kami tawarkan kepada investor yang mau,” tandas Rum.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, peran Satgas Percepatan Investasi sangat krusial. Salah satunya dengan mengurai hambatan yang dihadapi investor di NTB. ”Memastikan agar investor aman dan nyaman berinvestasi di NTB,” kata Zul.

Zul menyebut, di tengah keterbatasan kemampuan keuangan negara dan daerah, kehadiran investasi tentu menjadi tumpuan harapan untuk menggerakkan pembangunan di daerah.. Kehadiran satgas investasi, menjadi solusi untuk mendukung, memfasilitasi dan mengakselerasi realisasi investasi di daerah. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks