alexametrics
Jumat, 18 September 2020
Jumat, 18 September 2020

DJPb NTB: Beasiswa Bidikmisi UIN Mataram Sudah Cair, Prosesnya Cepat

MATARAM-Beasiswa bidikmisi bagi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sudah dicairkan. ”Kami sudah mencairkan, prosesnya cepat kok,” kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB Syarwan, kemarin (19/5).

Diberitakan sebelumnya, Kamis (14/5) lalu, Wakil Rektor UIN Mataram Hj Nurul Yakin menyatakan, dana beasiswa bagi 750 mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi belum cair. Ia menilai keterlambatan disebabkan proses di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Mataram yang berada di bawah DJPb NTB.

Menurut Syarwan hal itu kurang tepat. Sebab data KPPN Mataram menunjukkan pencairan dana beasiswa bidikmisi sudah dilakukan sejak 12 Mei. ”Kalau di KPPN prosesnya cepat dan tepat, jika semua persyaratan sudah terpenuhi, SPM yang dimajukan Satker Insya Allah 1 jam selesai,” katanya.

Beasiswa bidikmisi UIN Mataram langsung dikirim ke rekening masing-masing mahasiswa. ”Jadi langsung diterima mahasiswa,” jelasnya.

KPPN Mataram mencatat, ada tujuh kali pencairan SPM UIN Mataram dengan nominal bervariasi, dari Rp 117 juta hingga Rp 900 juta. Pencairan beasiswa Bidikmisi tersebut masuk SP2D non gaji pembayaran belanja bantuan sosial.

Syarwan menjamin, pelayanan pencairan dana di KPPN tidak menyulitkan satuan kerja. Selama pandemi Covid-19, mereka tetap melayani untuk mempermudah pencairan dana. Meski prioritas pemerintah saat ini untuk dana-dana penanganan Covid-19, namun pencairan dana lainnya tetap jalan.

Saat dikonfirmasi kemarin, WR III UIN Mataram Hj Nurul Yakin mengatakan, ada miskomunikasi dan misinformasi terkait pencairan beasiswa bidikmisi semester genap 2019/2020. “Pada saat saya diwawancara, dan berita itu termuat, ternyata sudah cair,” ujarnya.

Karena itu, dirinya meminta maaf kepada pihak KPPN, atas pernyataan tersebut. “Saya pribadi menyampaikan permintaan maaf ke KPPN,” tegasnya. (ili/yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pilwali Mataram, Polres Petakan 12 Potensi Kerawanan

Polresta Mataram memetakan 12 titik potensi kerawanan di Kota Mataram. “Sebenarnya ini kejadian (yang kami himpun) dulu dan pernah terjadi,” kata Wakasat Intelkam Polres Mataram, Ipda Gunarto, kemarin (17/8).

Pilkada Serentak NTB, Potensi Saling Jegal Masih Terbuka

Bawaslu NTB mengantisipasi potensi sengketa usai penetapan Pasangan Calon (Paslon) 23 September mendatang. Baik sengketa antara penyelenggara pemilu dengan peserta dan peserta dengan peserta.

Bukan Baihaqi, Isvie Akan Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

Golkar dipastikan solid memenangkan setiap pasangan yang diusung. “Sebagai kader Golkar kita harus loyal (pada perintah pertai),” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Gubernur Ingatkan Jaga Kerukunan di Musim Pilkada!

”Partai boleh beda, calon boleh beda, tapi senyum kita harus senantiasa semanis mungkin dengan tetangga-tetangga kita," kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyapa umat Hindu di Pura Dalem Swasta Pranawa, Abian Tubuh, Kamis (17/9/2020).

Koreksi DTKS, Pemprov NTB Coret 215.627 Rumah Tangga

”Data ini dari hasil verifikasi dan validasi yang dilakukan kabupaten/kota,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB H Ahsanul Khalik, Kamis (16/9/2020).

53 SPBU di NTB Sudah Go Digital

”Upaya ini untuk menjawab tantangan di era digital. Pertamina memantau distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) end to end process, yang akan memberikan layanan kepada pelanggan lebih aman, mudah dan cepat,” kata Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji, Kamis (17/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks