alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Antisipasi Virus Korona, TKI asal NTB Diimbau Tak Pulang Kampung

MATARAM-Para tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri diminta tidak pulang kampung untuk sementara waktu. ”Kalau kondisi semakin parah dan belum aman dari korona, sebaiknya diam di tempat dulu, tidak pulang kampung untuk sementara,” harap Kepala Dinas Tenaga Kerja NTB HM Agus Patria, kemarin (20/3).

                Meski demikian, pemerintah tidak melarang para buruh migran pulang. Jika mereka pulang tidak masalah. ”Tapi sebaiknya diam di tempat dulu karena mereka rentan terkena dalam perjalanan,” katanya.

                Sehingga akan lebih aman bagi mereka pulang ketika situasi sudah normal. Dengan demikian bisa mencegah potensi penularan virus korona di kampung halaman mereka. ”Kalau pun mereka pulang, kita tidak bisa larang,” ujarnya.

                 Karena pandemi korona semakin parah, pemprov juga telah melarang pengiriman TKI ke luar negeri. Dia meminta kepada semua pemda tidak memberikan pelayanan pengiriman TKI. ”Sudah kita surati semua pemerintah kabupaten untuk menghentikan pelayanan pengiriman,” katanya.

Penghentian pengiriman TKI diberlakukan sampai situsi normal kembali. Karena itu, dia meminta kepada para PPTKIS untuk tidak nekat mengirim. ”Kalau mereka mengirim berarti mereka melanggar,” tegasnya.

Dia menyebut, jumlah TKI yang pulang dari luar negeri mencapai  ribuan tiap bulan. Pengiriman juga tidak jauh beda. ”Ribuan semua, kebanyakan ke Malaysia,” katanya.

Terhadap TKI yang pulang kampung, Disnakertrans NTB dan instansi terkait melakukan pendataan. ”Data itu kami serahkan ke Dinas Kesehatan untuk melakukan pemantauan,” katanya.

Pemeriksaan dilakukan di bandara. Tim KKP dan dinas kesehatan memeriksa semua penumpang yang datang. ”Kita tidak membedakan apakah dia TKI dan tidak,” katanya.

Sepanjang suhu badannya panas, tim akan langsung melakukan tindakan. ”Semua melalui pemeriksaan,” katanya.

Bulan ini, jumlah TKI yang pulang mencapai ratusan orang. Baik yang dipulangkan perusahaan maupun pemerintah. Khusus yang dipulangkan Kementerian Sosial, hanya  20 orang. Sebanyak 7 orang dari Lombok Tengah, 9 orang Lombok Timur, 1 orang Lombok Utara, 1 orang  Lombok Barat, dan 2 orang dari Sumbawa.

Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi meminta pemerintah kabupaten kota melaporkan setiap ada TKI pulang. ”Data itu menjadi dasar kami melakukan pemantauan,” katanya.

TKI yang pulang dari negara terdampak masuk dalam kategori orang dalam risiko (ODR). Mereka berisiko tinggi  terjangkit virus korona. Sehingga perlu dipantau keberadaannya. ”Kalau pulang sebaiknya mereka kurangi aktivitas di luar rumah dulu,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks