alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Ditata Ulang, Penataan Taman Islamic Center NTB Jangan Asal-asalan!

MATARAM-Sebagai Land Mark NTB, Islamic Center (IC) NTB akan ditata ulang. Pemprov akan menanam pepohonan dan bunga-bunga agar pemandangan di IC lebih cantik.

“Konsep dan pengerjaannya ke depan tidak asal-asalan. Begitu pula dengan ketersedian air di masa kemarau dipehitungkan agar tanaman tetap hijau dan subur,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, saat meresmikan penataan taman IC NTB, Jumat (19/6) lalu.

Penataan taman IC juga bagian untuk mendukung program NTB hijau.”Itu pohon ketapang kencana bagus sekali, apalagi kalau kita lihat di Singapura kalau sudah besar itu indah sekali, namun posisinya harus diatur agar tidak terlalu berdekatan,” sarannya.

Ia meminta OPD ikut terlibat dalam penataan tersebut. Sebab Islamic Center telah menjadi salah satu destinasi wisata khas NTB.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda NTB Hj Baiq Eva Nurcahyaningsih berharap penataan halaman IC membuat orang senang berkunjung ke IC. “Protokol kesehatan covid-19 harus tetap diterapkan di sini. Penggunaan masker, cuci tangan, dan jaga jarak tetap dipertahankan,” jelasnya.

Eva berharap pandemi covid-19 tidak membuat tugas-tugas pelayanan terganggu. “Tetap kita melakukan kerja-kerja untuk mencapai tujuan-tujuan yang sudah kita tentukan,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal menjelaskan, pengerjaan  tahap satu mulai dilakukan kemarin. Dimulai dengan menata area depan gedung pendidikan, tanaman, rumput-rumputnya pun akan segera diganti untuk peremajaan. “Pekerjaan di Gedung Pendidikan ini akan kita selesaikan dalam waktu tiga bulan, termasuk pemeliharaannya,” paparnya.

Sementara untuk pengerjaan tahap kedua akan dilakukan di halaman depan gedung utama. Faozal berharap proses penataan berjalan lancar, begitu juga dengan tanaman yang akan tata diharapkan mampu tumbuh dengan subur. “Jenis tanaman kita sudah siapkan, mudah-mudahan semuanya bisa hidup karena kita memasuki musim kering di bulan Juni dan Agustus,” katanya.

Untuk mengatasi kekurangan air, pemerintah akan membuat dua sumur bor untuk membantu pompa dan juga penyiraman ketika musim kemarau. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks