alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Pulihkan Ekonomi, Pemkab Loteng Segera Buka Seluruh Sektor Pariwisata

PRAYA-Pemkab Lombok Tengah mulai menyiapkan kebijakan pemulihan ekonomi masyarakat di tengah pandemi covid-19. “Ada tiga sektor yang akan kita buka,” kata Bupati Loteng HM Suhaili FT usai berolahraga pagi di halaman kantor bupati, kemarin (19/6).

Dijelaskan, tiga sektor itu yakni jasa, industri, dan pariwisata. Ketiganya, akan dibuka secara bertahap dan besar-besaran. Namun tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sedangkan sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan sektor kelautan sudah berjalan sejak lama. Tidak terpengaruh dengan covid-19.

“Untuk pasar, per kecamatan kita buka satu pasar dulu. Sebelumnya hanya lima pasar,” ujar Suhaili.

Kata dia, jika kondisinya normal atau status covid-19 tidak ada kenaikan, maka 42 pasar di 12 kecamatan dibuka semua. “Intinya, jangan sampai roda ekonomi masyarakat berjalan di tempat,” paparnya

Sementara objek-objek wisata, kata dia sudah dibuka. Pemkab berharap, para pelaku pariwisata segera membangkitkan sektor ini. Mulai dari menggalakkan promosi pariwisata secara besar-besaran, menyakinkan wisatawan bahwa Loteng aman dari penyebaran covid-19 dan mempersiapkan diri menghadapi perhelatan MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. “Tahun ini, pendapatan asli daerah (PAD) kita merosot total,” keluh Suhaili.

Pemkab tidak bisa berbuat banyak, kecuali segera menormalkan dan memulihkan kondisi ekonomi daerah dan ekonomi masyarakat. “Retribusi dan pajak dari hotel, dan restoran saja kita ringankan,” sambung Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng H Lendek Jayadi, terpisah.

Kebijakan itu diterapkan, karena memang sejak covid-19 melanda, hotel dan restoran tidak menghasilkan pendapatan apa-apa. Kecuali menghitung kerugian saja. Agar tetap bertahan, mereka terpaksa merumahkan sebagian besar karyawannya dan membatasi pembiayaan operasional. “Saya melihat, setelah dibukanya lima objek wisata di empat desa, objek wisata lain ikut buka,” ujar Jayadi.

Kendati demikian, disbudpar tidak bisa melarang. “Selama mematuhi protokol kesehatan, maka dipersilakan saja,” ujarnya. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Cegah Korona, Pasar Burung Cakranegara Kekurangan Tempat Cuci Tangan

   Kalau protokol kesehatan sudah diberlakukan di hotel, restoran, pusat pertokoan dan perkantoran, tidak demikian dengan di pasar. Penerapan protokol kesehatan di pasar diakui Lurah Cakranegara Barat I Wayan Swira masih kedodoran

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks