alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

Seleksi CPNS NTB, Seluruh Peserta SKB Wajib Bawa Masker

MATARAM-Peserta seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS formasi 2019 harus siap-siap mulai sekarang. Tes akan menerapkan protokol covid-19 ketat. Jangan sampai kelalaian kecil merugikan peserta. ”Kalau hand sanitizer panitia yang siapkan, tapi kalau masker harus siapkan sendiri,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Muhammad Nasir, Senin (20/7).

Pelaksanaan SKB, jelas Nasir, akan digelar di dalam ruang komputer seperti biasa. Namun panitia akan mengatur ruangan yang disesuaikan dengan protokol pencegahan penularan covid-19. ”Tes di rangan namun jumlahnya dibatasi,” katanya.

Hingga kini belum dipastikan berapa jumlah maksimal peserta dalam satu ruangan. Mereka masih berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. ”Penentuan berapa maksimal sekali masuk akan ditentukan bersama tim teknis dari BKN dan menyesuaikan dengan protokol kesehatan,” terangnya.

Hal teknis seperti peserta yang tidak memakai masker, apakah diberi masuk atau tidak. Kemudian peserta yang masuk daftar orang dalam pengawasan (ODP) apakah boleh tes atau tidak, juga belum diatur secara lebih detail.

Tapi yang pasti, bagi peserta dengan suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celcius, tetap dapat mengikuti SKB yang ditangani petugas khusus dan ruang seleksi khusus.

Nasir menyebut, total jumlah peserta SKB di semua daerah di NTB mencapai 6.765 orang, mereka akan bersaing untuk mendapatkan 3.204 formasi CPNS. ”Karena kegiatan tes ini mengumpulkan massa, pasti kami akan atur sedemikian rupa,” katanya.

Terpisah, Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi menerangkan, semua kegiatan termasuk seleksi CPNS akan menyesuaikan dengan protokol Covid-19. ”Itu sudah pasti, wajib pakai protokol Covid-19,” katanya.

Ia mengharapkan, satu bulan ke depan para peserta benar-benar menyiapkan diri dengan baik. Selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sehingga bisa mengikuti SKB sesuai jadwal. (ili/r5)

Peserta SKB CPNS Formasi 2019 di NTB

 

Pemda                  Formasi      Peserta

Pemprov NTB          414              942 orang

Kota Mataram         275              619 orang

Lombok Barat         205              407 orang

Lombok Tengah      479              1.145 orang

Lombok Timur         482              1.192 orang

Lombok Utara         237              479 orang

Sumbawa Barat       105              249 orang

Sumbawa               342              613 orang

Dompu                   249              498 orang

Bima                      241              438 orang

Kota Bima               175              183 orang

Jumlah                 3.204          6.765 orang

*Sumber: BKD NTB

 

Seleksi CPNS Lombok Timur, Peserta SKB Wajib Bawa Masker

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).

Zona Merah, Pembelajaran Tatap Muka di Mataram Terlalu Berisiko

Pemkot Mataram belum bisa menerapkan pembelajaran tatap muka di sekolah. Karena kegiatan ini dinilai terlalu berisiko di tengah mewabahnya Covid-19 di Kota Mataram. “Pembelajaran tatap muka di sekolah belum bisa kita lakukan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram HL Fatwir Uzali pada Lombok Post, Jumat (7/8)

Senin, Gerindra Janjikan SK Dukungan untuk Makmur-Ahda

Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (Muda) belum memegang SK dukungan. Baik dari Partai Gerindra maupun PKB.

Inovasi Pengusaha Kuliner Mataram Gaet Pengunjung di Masa Pandemi

IKON KULINER IBU KOTA: Karyawan warung Sate Rembiga Hj Sinnaseh menyiapkan pesanan pelanggan, Kamis malam.( DIDIT/LOMBOK POST)

Sekolah Tutup Pendataan Pemilih Pemula di Mataram Terhambat

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Mataram kesulitan mendata warga  berusia 17 tahun atau pemilih pemula pada Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang. Alasannya, karena sampai saat ini belum ada proses belajar mengajar tatap muka dilakukan sekolah.

Satu Tenaga Kesehatan Positif Korona Sejumlah Ruang RSUD Bima Ditutup

Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas di RSUD Bima ternyata sudah ada yang terpapar Covid-19.  Informasi yang berhasil dihimpun, ada sembilan yang terdiri dari Nakes dan pegawai RSUD Bima yang terpapar.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dugaan Mahasiswi Unram Dibunuh Menguat

Penyidik terus mengumpulkan bukti mengungkap penyebab kematian gadis berinisial LNS (inisial, Red). Sejauh ini, polisi belum mengungkap penyebab pasti kematian gadis yang baru diterima S2 Fakultas Hukum Unram.
Enable Notifications.    Ok No thanks