alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Kapolda NTB : Kawasan Wisata Harus Patuhi Protokol Korona

MATARAM-Beberapa objek wisata di NTB dibuka di tengah pandemi korona. TNI-Polri pun berupaya mengawasi. ”Kita awasi agar para pengunjung tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, Rabu (19/8) lalu.

Protokol yang harus dipatuhi pengunjung antara lain harus tetap menggunakan masker, sering cuci tangan, dan menjaga jarak. ”Kalau tidak patuhi protokol kesehatan, kawasan wisata itu nanti harus ditutup,” tegasnya.

Salah satu kawasan wisata yang didorong untuk dibuka adalah kawasan tiga gili (Trawangan, Air, dan Meno) di Kabupaten Lombok Utara.  ”Kita masih upayakan untuk membuka kawasan wisata itu dengan pemerintah daerah,” terangnya.

Semua masih dalam pembahasan. Memetakan kawasan pintu masuk untuk dijaga menuju kawasan wisata tiga gili itu untuk menerapkan protokol kesehatan. ”Kita sedang siapkan semuanya, agar bisa dipastikan kawasan di situ (tiga gili) zero covid-19,” ungkapnya.

Untuk memastikan kawasan wisata itu zero covid-19, Polda NTB bakal menurunkan personel. Nantinya juga akan berkoordinasi dengan TNI dan Satpol PP serta stakeholder lainnya. ”Kita akan terus melakukan patroli agar para pengunjung dan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” kata dia.

Tiga gili merupakan salah satu destinasi wisata andalan NTB. ”Semenjak pandemi, kegiatan pariwisata di wilayah itu lumpuh. Kita akan mencoba bangkitkan kembali,” kata jenderal bintang dua itu.

”Dengan catatan, memperketat protokol kesehatan,” tegasnya.

Dia yakin, jika masyarakat dan pemerintah kompak mematuhi protokol kesehatan, kondisi pariwisata di NTB akan kembali pulih. ”Bali saya dengar sudah mulai menggeliat. Saya yakin jika kita semua sadar dan mematuhi protokol pariwisata di NTB juga bakal lebih menggeliat,” kata dia.

Kapolda mengimbau Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 harus ditegakkan. ”Harus kita keroyok dan gotong royong untuk mewujudkan dan meningkatkan ekonomi di NTB,” ajaknya.

Tidak kalah pentingnya,  ada pemulihan ekonomi nasional  yang menjadi program pemerintah. ”Harus kita bisa wujudkan itu,” tutupnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Desa Jurang Jaler, Juaranya Lingkungan Bersih dan Asri

Desa Jurang Jaler, meraih juara satu Lomba Kampung Sehat di Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah. Desa ini memang kaya inovasi. Terutama bagaimana menggerakkan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks