alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Sejumlah Pejabat Eselon II Pemprov NTB Dimutasi, Posisi Direktur RSUD NTB Lowong

MATARAM-Gubernur NTB kembali memutasi sejumlah pejabat. Salah satu yang disorot adalah mutasi terhadap kepala Dinas Kesehatan (Dikes) dan direktur RSUD NTB karena dilakukan di tengah melonjaknya kasus positif covid. Mutasi keduanya dilakukan bersama ratusan pejabat dari eselon II, III, dan IV, Kamis (21/1).

Untuk eselon II, Kadikes NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi dipindah sebagai Asisten III Administrasi Umum. Posisi Eka, digantikan dr H Lalu Hamzi Fikri, yang sebelumnya sebagai Direktur RSUD NTB. Setelah ditinggalkan Fikri, posisi direktur RSUD NTB kosong.

Kemudian, H Lalu Syafi’i yang posisinya digantikan Eka, dimutasi sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB. Syafi’i menggantikan Manggaukang Raba yang menjadi widyaiswara.

Selanjutnya, Kepala Biro Administrasi Kerjasama Zainal Abidin menggantikan I Gusti Bagus Sugihartha sebagai Kalak BPBD. Yang tepat di hari mutasi kemarin, memasuki masa pensiun.

Pejabat lainnya yang dimutasi, Kepala Biro Bina Administrasi Pengendalian Pembangunan dan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (BAPP dan LPBJ) Sadimin pindah ke jabatan baru. Sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Adapun Kepala Biro Administrasi Pembangunan, kini dijabat Andi Pramaria. Andi sebelumnya sebagai Staf ahli bidang sosial dan kemasyarakatan. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Hj Budi Septiani dimutasi menggantikan posisi Andi. Kadisnakeswan kemudian kosong, setelah Budi pindah.

Mengenai kosongnya dua jabatan pascamutasi, yakni direktur RSUD NTB dan kadisnakeswan, Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi memberi garansi tidak akan mengganggu kinerja pemprov. Baik untuk urusan penanganan covid maupun program strategis lainnya. ”Birokrat bekerja by system, bukan by person,” tegas Gita, kemarin.

Kata Gita, sudah ada sistem yang terbangun di masing-masing OPD. Pimpinan boleh datang dan pergi. Tapi, ketika sistem sudah berjalan dengan baik, tidak akan mengganggu kerja pemerintahan.

”Di peternakan misalnya, kan tidak semua dirombak. Masih ada kabidnya, yang selama ini mengawal pimpinan,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten III Setda NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi mengatakan, kadikes yang baru sudah sangat paham dengan kerja-kerja kesehatan. Sehingga pergantian posisi kadikes, tidak akan mengganggu upaya pemprov dalam penanganan covid. ”Selama ini kan kita kerja satu tim juga,” kata Eka.

Kemarin, sejumlah pejabat eselon II juga dikukuhkan. Antara lain, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda NTB Najamuddin Amy; Kepala Biro Hukum Setda NTB H Ruslan Abdul Gani; Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB Lalu Abdul Wahid. Kepala Biro Kesra Ahmad Masyhuri.

Kemudian, Kepala Biro Umum Setda NTB Ahmad Nur Aulia; Kepala Biro Perekonomian Setda NTB drh Aminurahman; Kepala Biro Organisasi Setda NTB Lalu Hamdi. Asisten II Perekonomian dan Pembangunan H Ridwan Syah; Asisten I Pemerintahan dan Kesra Hj Eva Nurcahyaningsih.

Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Aparatur, Politik, Hukum, dan Pelayanan Publik M Agus Patria. Serta Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, Infrastruktur, dan Pembangunan H Azhar. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks