alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

2.405 Warga NTB Jalani Rapid Test, 376 Reaktif, Mengarah ke Positif Korona

MATARAM—Pemerintah terus berupaya melakukan deteksi dini terhadap warga yang berpotensi tertular korona.  Hingga Selasa (21/4) malam jumlah warga berisiko di NTB yang telah menjalani  rapid diagnostic test (RDT) mencapai 2.405 orang. Hasilnya  376 orang hasilnya reaktif atau mengarah ke positif. Pasien reaktif ini harus menunggu tes swab untuk melihat hasil apakah mereka positif atau negatif.

Warga dengan hasil reaktif terbesar didominasi Klaster Gowa Makassar  mencapai 354 orang reaktif. Mayoitas mereka adalah jamaah tabligh yang pernah mengikuti Ijtima Ulama Dunia di Gowa, Sulsel. Karena itulah Pemda memberi perhatian lebih pada klaster ini untuk mencegah penularan lebih luas.

“Tapi, menyalahkan teman-teman jamaah tablig tentu tidak tepat,” kata Gubernur NTB Zulkieflimansyah melalui akun Facebooknya, Selasa (21/4).

Dia meminta mereka yang kebetulan pernah ke Gowa juga harus terbuka dan sadar bahwa covid-19 bukan aib dan bisa disembuhkan. Sehingga tidak perlu bersikeras untuk tidak mau di tes atau diperiksa. Pemprov, sudah mendata jamaah tablig klaster Gowa, jumlahnya lebih dari 1.000 orang.

Sementara itu  jumlah Pasien Dalam Pengawasan PDP di NTB mencapai  300 orang, 185 orang masih dalam pengawasan dan  115 orang sembuh, sisanya 15 orang PDP meninggal. Orang dalam pemantauan (ODP) jumlahnya 4.522 orang, terdiri dari 847 orang dalam pemantauan dan 3.675 orangselesai pemantauan.

Sedangkan jumlah orang tanpa gejala (OTG) yang kontak dengan pasien positif Covid-19 1.612 orang. Kemudian pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG) yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 44.181 orang. Masih menjalani karantina sebanyak 13.762 orang, dan yang selesai karantina 30.419 orang. (ili/r6/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks