alexametrics
Selasa, 14 Juli 2020
Selasa, 14 Juli 2020

Belum New Normal, Tingkat Kewaspadaan Warga di NTB Menurun

MATARAM–Pusat-pusat perbelanjaan dan tempat wisata di NTB kembali dibuka. Aktivitas warga perlahan kembali normal, meski belum berstatus new normal. Sayangnya, tingkat kewaspadaan warga menurun, terutama soal jaga jarak fisik.

 Jalan raya di Kota Mataram kembali ramai. Kafe-kafe, tempat tongkrongan, dan toko kembali dijejali pengunjung. Setiap tempat usaha memang menyediakan tempat cuci tangan, pengunjung juga menggunakan masker meski kadang hanya sampai dagu. Sayangnya, physical distancing  (jaga jarak) hampir tidak diterapkan.

Hal itu diakui Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTB Tri Budiprayitno. Penerapan jaga jarak memang paling sulit dilakukan warga dalam aktivitas sehari-hari. ”Masyarakat masih cukup patuh menggunakan masker, yang memang agak sulit jaga jarak,” kata, kemarin.

      Penerapan pyhsical distancing, hal itu menjadi PR bersama. Ia meminta warga mematuhi prinsip jaga jarak supaya terhindar dari penularan virus.

Meski demikian, ia tidak setuju jika kewaspadaan warga dinilai turun, sebab warga masih patuh mengenakan masker. ”Terkait jaga jarak memang masih menjadi sesuatu,” katanya.

Patroli pengawasan terus dilakukan bersama satpol PP di kabupaten/kota. Ia menilai, masyarakat kini lebih sadar menggunakan masker dibandingkan sebelumnya. ”Mudah-mudahan masyarakat memahami itu sepenuhnya, karena vaksin belum ada sementara vaksinnya dengan cara kita pakai masker,” jelasnya.

      Dalam pengawasan, mereka berkoordinasi dengan satpol PP di daerah, meminta agar pengawasan tempat wisata. Warga yang datang harus mematuhi protokol kesehatan. ”In syaa Allah setiap hari ada tim kami yang turun mengingatkan masyarakat soal kesehatan,” katanya.

      Tiga kunci pencegahan penularan harus dipatuhi, mulai dari rajin cuci tangan, pakai masker, dan jaga jarak. Sementara untuk penerapan jam malam sudah tidak ada. Itu karena pemerintah tidak ingin ekonomi mati suri. ”Kita ingin ada titik temu ekonomi dan kesehatan. Jadi ada aktivitas yang bisa dilakukan tetapi tetap dengan protokol kesehatan,” jelasnya.

      Hingga Sabtu 20 Juni, jumlah kasus positif covid-19 di NTB mencapai 1.056 orang, meninggal dunia 44 orang, 723 orang sembuh, dan 289 orang pasien masih dirawat. Potesi penambahan kasus masih bisa terjadi mengingat pasien dalam pengawasan (PDP) 465 orang dan orang dalam pemantauan 207 orang.

      Terpisah, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah menekankan pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup bersih dan sehat dalam melawan covid1-9. ”Itu bukan hanya slogan tapi kebutuhan kita sekarang dan seterusnya,” katanya dalam pertemuan dengan DPC Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi), Aston Hotel, Sabtu (20/6).

      Apabila seluruh elemen berkomitmen menerapkan protokol kesehatan covid-19, ia optimis NTB mampu terbebas dari pandem ini. ”Mengubah cara berpikir kita ini perlu memang kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Ia berharap Iwapi ikut peran mensosialisasikan hal positif termasuk protokol covid-19 kepada masyarakat. ”Ingin cepat pulih ekonomi kita, ingin kita hidup seperti biasa seperti dulu maka mari kita taati protokol covid-19,” tegasnya.

Rohmi mengapresiasi segala bentuk komitmen Iwapi NTB dalam menangani pandemi bersama pemerintah.

Ketua DPD Iwapi NTB Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi mengatakan, wagub memberikan contoh dan semangat yang begitu baik bagi para kaum perempuan di NTB dalam memerangi covid-19.

Iwapi, kata Diyah, gencar mengingatkan anggotanya dalam menaati protokol kesehatan covid-19. ”Seluruh anggota iwapi tidak satu pun terkena atau positif virus covid-19,” katanya. (ili/r5)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Banyak Warga Mataram Menyepelekan Korona

Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram membubarkan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Udayana, kemarin. Sebab, kegiatan ini dinilai ilegal. Belum mendapat izin dari pemerintah dan aparat keamanan.

Bantu Nelayan Lobster, Pemprov NTB Diminta Lobi Pemerintah Pusat

Sebagian nelayan lobster di Dusun Awang Balak Desa Mertak, Pujut, Lombok Tengah beralih menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). “Mereka berangkat sejak larangan ekspor benih lobster,” tutur salah seorang nelayan lobster Sayid Kadir Al Idrus pada Lombok Post, Minggu (12/7/2020).

Pemprov Kerahkan OPD dan Pol PP Awasi 19 Pasar di Mataram

Pemprov NTB mengerahkan pegawai dan anggota polisi pamong praja mengawasi pasar tradisional di Kota Mataram. Hal itu dilakukan untuk mencegah penularan virus korona.

Mulai Ramai Pengunjung, Perekonomian di Sembalun Menggeliat Lagi

Kawasan wisata Sembalun, Lombok Timur mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. Peningkatan pengunjung memang terasa sepekan terakhir.

Lembaga Pendidikan Nonformal di Mataram Dilarang Belajar Tatap Muka

Bukan hanya sekolah, Pemkot Mataram belum mengizinkan lembaga pendidikan nonformal (PNF) menggelar Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka. ”Masih dilarang,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali, kepada Lombok Post Minggu (12/7/2020).

Penuhi Persyaratan, Sekolah di NTB Bisa Buka Mulai September

Tahun ajaran baru 2020/2021 tepat dimulai hari ini. Namun, karena pandemi, sekolah belum diperbolehkan menggelar KBM (kegiatan belajar mengajar) tatap muka. ”Tidak diperkenankan,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, seperti yang tertulis dalam surat edarannya.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).
Enable Notifications.    Ok No thanks