alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Berdaya Lawan Korona, Desa Labuan Bajo Sumbawa Bangun Rumah Isolasi Mandiri

Pandansalas Cakranegara Bentuk Satgas Covid-19 Tingkat Lingkungan

Sungguh desa-desa di NTB kaya dengan aneka rupa inovasi. Pun saat pandemi Covid-19 melanda Bumi Gora. Mereka tak ingin hanya berpangku tangan. Maka, lahirlah tempat khusus isolasi yang secara mandiri dikelola warga desa. Inilah cara nyata melawan pandemi kreasi warga desa.

———————————————-

 

BERTANDANGLAH ke Desa Labuan Bajo, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa. Niscaya Anda akan takjub dengan inisiatif warga di sana yang menyiapkan rumah khusus untuk isolasi mandiri.

”Mereka yang datang dari luar harus isolasi dulu di sini,” kata Kapolres Sumbawa AKBP Widy Saputra.

Wargalah yang menyiapkan rumah isolasi khusus tersebut. Mereka pula yang menyiapkan aturannya. Sebab mereka sadar, bahwa Covid-19 bukan perkara yang bisa diajak main-main. Karena itu, setiap orang yang baru datang dari daerah terpapar Covid-19, atau tadi daerah zona mereka, sebelum pulang ke rumah, wajib menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di rumah tersebut.

Selama warga menjalani isolasi di rumah tersebut, kondisi mereka dipantau dan dampingi petugas dari UPT puskesmas setempat. Mereka juga mendapat pengawasan Bhabinkamtibmas serta Babinsa.

”Rumah ini dikelola oleh pemerintah desa,” imbuh Widy.

Rumah isolasi tersebut sudah lama. Didirikan 26 Maret lalu. Dan terbukti, betapa keberadaan rumah isolasi mandiri cukup ampuh melindungi masyarakat setempat dari virus Korona.

”Tercatat sudah 31 orang warga Labuan Bajo melakukan isolasi mandiri di rumah ini,” kata Widy.

Widy Saputra pun sangat mengapresiasi inisiatif warga tersebut. Dengan rumah isolasi mandiri tersebut, penyebaran virus pun bisa diputus.

Tak cuma di Labuan Bajo. Hal yang sama juga dilakukan warga Lingkungan Pandansalas, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Warga di lingkungan ini membentuk tim satgas covid-19 sendiri. Satgas ini khusus ditugaskan mencegah penyebaran Covid-19.

Salah satu program di bidang kesehatan yakni Satgas Covid-19 di lingkungan ini adalah menyiapkan ruang isolasi mandiri bagi warganya yang terindikasi terpapar Covid-19.

Mereka memanfaatkan salah satu ruangan Posyandu sebagai ruang isolasi. Itu untuk sementara. Karena untuk empat bulan ke depan tidak ada jadwal posyandu. “Jadi ruangannya kita gunakan dulu,’’ kata Ketua Tim Kesehatan Satgas Covid-19 Lingkungan Pandansalas Ayatulloh Humaini.

Hasilnya pun begitu nyata. Hingga saat ini Lingkungan Pandansalas termasuk wilayah zona hijau dan aman dari covid-19 di Kota Mataram. ”Kami siapkan ruang isolasi untuk antisipasi,” jelasnya.

Mereka juga mewajibkan warga mencuci tangan sebelum memasuki Pandansalas. Tempat cuci tangan disiapkan di enam titik utama tempat warga biasa berkumpul. Sementara untuk warga luar, dibatasi tidak berkumpul di lingkungan tersebut untuk sementara waktu.

Tidak sembarang orang diperkenankan masuk ke Pandansalas. Karena itu, warga membatasi jam kunjungan bagi warga luar maksimal hingga pukul 22.00 Wita. Setelah itu, portal jalan ke lingkungan tersebut akan ditutup.

Warga juga memiliki satgas lingkungan yang dibentuk untuk penyemprotan disinfektan. Penyemprotan dilakukan di seluruh Lingkungan Pandansalas secara rutin tujuh kali sebulan. ”Kami akan mengusahakan pengadaan hand sanitizer,” sebutnya.

Ayatulloh menuturkan, awalnya warga kurang peduli, namun seiring berjalannnya waktu, penggunaan masker di Pandansalas terus meningkat. Untuk saat ini, seluruh pengawasan pelaksanaan program dilakukan kepala lingkungan setempat.

Protokol kesehatan, kata Ayatulloh sudah dijalankan sesuai anjuran pemerintah. Walau masih ada warga kurang paham. ”Insya Allah ke depan kita perbanyak lagi sosialisasi,’’ ungkapnya.

Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto menegaskan dukungan penuh pihaknya untuk inovasi kesehatan yang dilakukan warga Lingkungan Pandansalas. ”Kepolisian juga siap membantu Kampung Sehat Pandansalas,” katanya.

Hal tersebut bagian dari komitmen mendukung program Kampung Sehat agar warga Nurut Tatanan Baru. ”Setiap hari personel kita turun mengawasi dan membantu Kampung Sehat ini,’’ katanya.

Kelurahan Mayura akan mewakili Polresta Mataram berkompetisi dengan ratusan kelurahan/desa di NTB dalam Lomba Kampung Sehat Polda NTB. (ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks