alexametrics
Rabu, 8 Desember 2021
Rabu, 8 Desember 2021

WSBK Mandalika Tak Cuma Balap Motor, Ada Pameran Hingga Konser Musik

MATARAM-Rupanya, event World Superbike (WSBK) Mandalika bukan cuma event balap motor kelas dunia saja. Tapi, akan ada juga event-event pendamping selama ajang balap internasional ini dihelat sepanjang 19-21 November mendatang. Di antaranya ada ada Pameran Otomotif, pertunjukan musik, bazar merchandise dan festival kuliner.

“Kami siapkan event pendamping yang akan diselenggaraan bersamaan dengan gelaran WSBK pada November mendatang,” kata Direktur Utama MGPA Ricky F Baheramsjah dalam keterangan pada Lombok Post, kemarin.

Dia mengatakan, event pendamping WSBK tersebut dibuat untuk mengisi waktu para penonton di antara sesi balap sekaligus bertujuan mengurangi tekanan beban lalu lintas orang dan kendaraan yang meninggalkan venue pada saat event utama selesai.

Event pendamping tersebut antara lain pameran otomotif, instalasi workshop seni dan budaya lokal, pertunjukan musik skala kecil di beberapa titik, kegiatan talkshow terkait seni budaya serta dunia otomotif.

Selain itu, akan ada UMKM and Culinary Festival berupa bazaar produk merchandise, kerajinan UMKM dan kuliner lokal. Ricky memastikan, event pendamping tersebut akan melibatkan seniman, komunitas, dan UMKM lokal sebagai bentuk apresiasi dan upaya mendorong perekonomian lokal.

MGPA pun membuka kesempatan bagi semua pihak yang ingin berkolaborasi dalam menyukseskan event balap motor WSBK dan MotoGP maupun event lainnya yang digelar di Pertamina Mandalika International Street Circuit.

Untuk mempermudah pihak yang akan bekerja sama, MGPA telah berpartner dengan PT Desain Lisensi Internasional. Sehingga dapat membantu berbagai pihak yang ingin berkolaborasi dalam menggunakan brand Mandalika GP Series dan Mandalika Xperiences.

“Event WSBK yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit ini merupakan sejarah besar dalam dunia balap motor tanah air. Oleh karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama kami menjadi bagian dari sejarah ini,” ujar Ricky.

Terkait kesiapan The Mandalika menyambut WSBK, saat ini kata dia, konstruksi lintasan sirkuit telah mencapai 100 persen dan siap digunakan. Sementara konstruksi beberapa fasilitas pendukung seperti Race Control, Pit Building, dan Medical Center ditargetkan siap digunakan saat balapan dimulai.

ITDC sebagai pengelola kawasan Mandalika telah bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk menyiapkan command center sebagai pusat pengendalian keamanan saat event berlangsung. ITDC juga telah bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas memperlancar arus penonton dari dan ke Mandalika menuju sejumlah titik di Lombok.

Untuk penerapan protokol kesehatan, akan dibentuk Satgas Protokol Kesehatan di lokasi acara, serta tenda-tenda masker untuk penyediaan secara gratis.

“Kami percaya event balap motor yang akan berlangsung di The Mandalika ini akan memberikan multiplier effect yang besar bagi perekonomian serta mempercepat pemulihan pariwisata di NTB dan Indonesia,” yakinnya.

Direktur Keuangan, Strategi dan Manajemen Risiko ITDC Nugdha Achadie menambahkan, berdasarkan perhitungan, multiplier effect yang akan diperoleh antara lain nilai ekonomi yang dibangkitkan dari satu event WSBK atau MotoGP mencapai tidak kurang dari Rp 500 miliar. Serapan tenaga kerja kurang lebih sebesar 7.945 orang, peningkatan produk UMKM dengan penambahan tenaga kerja sebanyak paling tidak 3.000 orang.

Peningkatan kunjungan wisatawan ke Lombok diyakini mencapai 19 persen. Dan tak kalah penting adalah perkuatan country branding bagi Indonesia.

 

Launching Logo

 

Sementara itu, Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC bersama dengan Mandalika Grand Prix Association meluncurkan Logo Mandalika GP Series dan Mandalika Xperiences di Jakarta Selasa (19/10).

Logo Mandalika GP Series akan menjadi identitas resmi untuk semua event yang berkaitan dengan balap (racing) yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit. Sementara logo Mandalika Xperiences akan digunakan untuk event-event lainnya selain event balap seperti konser musik, kegiatan seni budaya, dan acara olahraga lainnya.

Logo diharapkan memperkuat brand image The Mandalika sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas dengan konsep Sport Tourism Destination. Filosofi logo memberikan identitas resmi komunikasi dengan serangkaian warna-warna yang segar.

Logo Mandalika GP Series menggunakan warna tropis yang menunjukkan kegembiraan baru dari olahraga balap melalui warna yang mewakili daya pikat yang hidup di wilayah Indonesia. Warna pada logo ini juga memiliki makna tersendiri. Warna merah melambangkan kecepatan dan percaya diri, warna kuning melambangkan energi dan semangat, warna biru melambangkan tantangan dan kebebasan, serta warna abu-abu melambangkan profesionalisme serta adaptif.

Sementara Logo Mandalika Experiences menggunakan warna segar guna memperkuat image Mandalika Experiences sebagai sumber hiburan. Warna-warna tersebut terinspirasi dari warna songket yang mewakili warisan budaya Indonesia. Selain itu, warna yang dipilih juga melambangkan kemeriahan dan keragaman yang akan ditemukan selama acara Mandalika Xperiences. Sementara warna ungu melambangkan budaya dan ekspresi. Warna kuning melambangkan energi dan semangat serta biru muda melambangkan emosi dan kreativitas. (ton/r6)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks