alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Gubernur Jajal Perguruan Tinggi Malaysia

MATARAM-Tidak hanya kampus-kampus Eropa, Pemprov NTB juga menyasar perguruan tinggi di negara-negara Asia. Terutama sebagai destinasi pengiriman mahasiswa beasiswa S-2. Selain Tiongkok dan Korea Selatan, Negeri Jiran Malaysia juga akan menjadi tujuan pengiriman mahasiswa.

Rencananya, akhir pekan ini rombongan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah akan berkunjung ke Malaysia. Kunjungan tersebut untuk mempererat hubungan Indonesia dengan Malaysia, khususnya di NTB. Kerja sama bidang ketenagakerjaan, pariwisata, perdagangan, pendidikan dan budaya akan diperkuat.

Kepala Bidang Kerja Sama, Biro Kerja Sama Setda NTB Lalu Ismunandar menjelaskan, di bidang ketenagakerjaan pemprov akan berupaya mengajak seluruh elemen melindungi tenaga kerja Bumi Gora di Malaysia. Di bidang pariwisata, pemprov akan menggenjot kunjungan wisatawan Malaysia. Berdasarkan data BPS  jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke NTB melalui Malaysia tercatat sebagai yang tertinggi. “Peluang ini akan kita maksimalkan,” katanya.

Misi di bidang perdagangan, pemprov akan memasarkan produk NTB dengan mengekspor secara langsung melalui pameran di Malaysia. Kemudian bidang pendidikan akan dijalin kerja sama pengiriman putra putri NTB sebanyak-banyaknya untuk belajar di sana. “Di bidang kebudayaan kami akan mengenalkan budaya memalui pertunjukan budaya,” kata Ismu.

Plt Karo Humas dan Protokol Setda NTB Najamaudin Amy menjelaskan, misi khusus kunjungan pemprov ke Malaysia kali ini adalah menjalani kerja sama dengan Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia.

Penandatanganan nota kesepahaman akan dilaksanakan Senin (25/2) di kampus UPSI Tanjong Malim, Perak Darul Ridzuan 35900, Malaysia. Rencananya, nota kesepahaman akan ditandatangani Gubernur NTB  H Zulkifliemansyah dan Wakil Rektor UPSI Prof Dr Mohammad Shatar Sabran.

Ia menjelaskan, UPSI adalah salah satu  universitas terbaik di Malaysia yang didirikan 1 Mei 1997. UPSI menawarkan 100 program sarjana, pascasarjana, doktoral dan jenjang spesial. Universitas ini memiliki beberapa fakultas. Di antaranya Bahasa, Seni dan Musik, Ilmu Kognitif dan Pengembangan Manusia, Sains dan Teknologi, Teknologi informasi dan Komunikasi, Bisnis Ekonomi, Ilmu Olahraga dan Ilmu Sosial dan Humaniora.

Selain menjalin kerja sama, gubernur akan melakukan beberapa kegiatan di Malaysia. Seperti, mengadakan Expo Dekranasda NTB, silaturahmi dengan masyarakat rantau NTB di Malaysia, pertemuan Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, dan menghadiri penandatanganan dokumen Posnaker Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLNl) NTB. (ili/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks