alexametrics
Jumat, 26 Februari 2021
Jumat, 26 Februari 2021

Sibuk Bekerja, Suami Tak Sempat Urus Penangguhan Penahanan

PRAYA-Gubernur NTB H Zulkieflimansyah menegaskan, kedatangannya bersama Anggota DPR RI Sari Yuliati ke PN Praya semata-mata bertujuan memberikan motivasi moril kepada keempat IRT. ”Upaya mediasi sudah lama dilakukan,” ujar Zul.

Hanya, tidak ada titik temu. Empat IRT itu terpaksa dijebloskan ke penjara.

Gubernur menceritakan, awalnya aparat hukum menyarankan agar keluarga ibu-ibu itu mengajukan penangguhan penahanan. Namun, hal tersebut tidak bisa dijalankan sampai batas waktu yang sudah ditentukan. Penyebabnya, para suami mereka sibuk bekerja. Lokasi tempat kerjanya juga jauh.

”Yang membuat empat IRT ini spontan melempar batu karena aktivitas pabrik yang menimbulkan pencemaran,” jelas Zul.

Zul berjanji Pemprov NTB melakukan uji laboratorium bekerja sama dengan Pemkab Loteng. ”Kalau dokumen perizinan (pabrik milik UD Mawar Putra, Red), memang ada yang belum lengkap,” ungkapnya.

Pemprov dan pemkab telah meminta pemilik pabrik untuk melengkapinya. Bagi Zul, permasalahan yang terjadi saat ini harus menjadi pelajaran berharga bagi para pengusaha. Sebaiknya mereka berhati-hati membangun pabrik di permukiman warga.

Sementara itu, Ketua PN Praya Putu Agus Wiranata mengungkapkan bahwa jaminan penangguhan penahanan juga datang dari keluarga terdakwa. Kendati demikian, sidang tetap berjalan sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku. ”Prinsipnya, kami lembaga independen. Kami tidak bisa diintervensi siapa pun,” tegas Agus.

Di sisi lain, sidang perdana empat IRT Ini diwarnai aksi unjuk rasa. Puluhan wraga menggelar aksi di PN Praya. Mereka menuntut agar keempat IRT tersebut dibebaskan dari jeratan hukum.

“Saya minta jaksa dan mejalis hakim memegang prinsip restorative justice,” tegas Agus Setiawan, koordinator umum aksi.

Dia memastikan, Laskar NTB akan mengawal kasus empat IRT Ini sampai tuntas. Massa aksi tertahan di gerbang depan PN Praya. Aksi juga mendapat pengawalan ketat dari personel Polres Loteng. (dss/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks