alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

NTB Bakal Darurat Kekeringan

MATARAM-Berdasarkan data yang dirilis BMKG sudah enam kabupaten-kota di NTB mengalami krisis air bersih karena kekeringan ekstrem. Karenanya, pemerintah diminta gerak cepat untuk menangani persoalan ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB H Ahsanul Khalik mengakui, masih ada beberapa wilayah yang sampai saat ini masih kurang bahkan belum tertangani. Karena wilayah terdampak kekeringan semakin luas. “Masih ada yang belum tersentuh,” tegasnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin (22/7).

Untuk itu, dia mendorong agar pemkab dan pemkot segera mengeluarkan SK tanggap darurat, yang sebelumnya SK siaga darurat. Mantan kepala Dinsos NTB ini menyebut, sudah ada tiga kabupaten yang masuk dalam tahap penerbitan SK tanggap darurat. Yaitu, Kabupaten Bima, Sumbawa dan Sumbawa Barat.

“Kami sudah mendapatkan laporan, mereka sedang dalam proses di penandatanganan oleh bupati,” terangnya.

Bila ketiga kabupaten itu sudah menerbitkan SK tanggap darurat, maka dengan dasar inilah BPBD NTB mengeluarkan SK tanggap darurat kekeringan skala provinsi. SK itu juga sebagai dasar dari penanganan pemerintah secara menyuluruh dan pengajuan dana siap pakai (DSP) yang bersumber dari BNBP dan dana tak terduga (DTT) milik Pemprov NTB.

Dia berjanji, begitu SK tanggap darurat pemkab dan pemkot masuk, maka proses penerbitan SK di tingkat provinsi hanya berlangsung sehari atau dua hari saja. Di samping itu ada perbedaan arah penyaluran dana penanganan kekeringan ini. Bila tradisi sebelumnya harus melalui BPBD NTB, maka sekarang birokrasi itu dipermudah, BNPB langsung menyalurkan ke pemkab dan pemkot.

“Jadinya kabupaten dan kota, lebih bebas untuk melakukan perencanaan dan penanganan dengan anggaran yang ada,” tuturnya.

Begitupun dengan jumlah dana bantuan, yang diterima masing-masing kabupaten dan kota juga berbeda. Hal ini didasarkan pada luasan dampak kekeringan di wilayah tersebut, termsuk sudah melanda berapa kecamatan, desa bahkan hingga jumlah  jiwa. Karena itulah, pemkab dan pemkot diminta segera membuat proposal, dengan data-data yang ada.

“BPBD NTB juga turun ke lapangan, memback up kekurangan armada atau personel, saya sudah bicara dengan Dinsos NTB, PMI, ACT dan LSM lainnya dari sisi sarpras, mereka siap bantu kita,” tandasnya.

Sementara untuk penanganan jangka panjang, Kepala Bappeda NTB Wedha Magma Ardhi menegaskan, Dinas PUPR memang sudah mengekspose pengajuan rencana pembangunan SPAM regional ke Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR. Meski belum ada kepastian tindak lanjut, namun dari perencanaan proyek ini akan dicoba melalui mekanisme kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dan sedang diusahakan untuk diusulkan ke Bappenas. Karena nilai pembangunan SPAM regional ini cukup fantastis yaitu mencapai Rp 2,6 triliun.

“Itu dalam perencanaan kami, mudah-mudahan bisa ditindak lanjuti,” pungkasnya. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks