alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Terasi Jerowaru, Produksi Meningkat Seiring Lomba Kampung Sehat

Dari Desa Jerowaru, Lombok Timur, Terasi Lombok terlahir. Lomba Kampung Sehat dengan adaptasi kebiasaan baru menjadikan permintaan terhadap terasi produksi Desa Jerowaru kini kian meningkat. Ekonomi warga desa pun kian menggeliat.

————————————————

 

JADI salah satu desa kontestan Lomba Kampung Sehat, Desa Jerowaru adalah desa pesisir dengan nama yang bersinar. Di sana ada Dusun Jor. Dusun yang berbatasan dengan Desa Paremas ini sudah lama dikenal sebagai sentra produksi terasi di Lombok.

Dari terasilah, dapur masyarakat di sana terus mengepul. Nyaris seluruh masyarakat di dusun ini memperoleh gemerincing rupiah dari usaha membuat terasi  khas Dusun Jor.

Membuat terasi bagi masyarakat Dusun Jor merupakan hal yang lumrah. Sehingga warga dusun itu pun mantap menggantungkan penghidupannya dari pembuatan penyedap makanan tersebut.

Bukan aktivitas baru. Pembuatan terasi dilakukan warga Dusun Jor sudah berlangsung dalam kurun waktu yang lama. Aktivitas ini bahkan dilakukan turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Siapa sangka terasi hasil produksi Dusun Jor ini rupanya belakangan sudah mendapat tempat tersendiri di lidah masyarakat. Rasanya yang dianggap yummy membuat tingkat produksi terasi di daerah ini terus meningkat.

Namun, semenjak adanya Pandemi Covid – 19, produktivitas terasi dari Dusun Jor sempat turun drastis. Akan tetapi dengan adanya program adaptasi kebiasaan baru yang didukung dengan adanya lomba kampung sehat yang telah diluncurkan beberapa pekan lalu, produktivitas dan peminat dari terasi Jor kembali melonjak.

Produktivitas dan pemesanan terasi tersebut tidak lepas dari peran aparatur desa setempat yang bersinegi dengan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Desa Jerowaru.

Bripka Sahipun, Bhabinkamtibmas Jerowaru menerangkan, sejak adanya Lomba Kampung sehat yang mengusung Adaptasi Kebiasaan Baru membuat para pelaku industri terasi memiliki produktivitas yang lebih banyak daripada sebelum diterapkannya kebijakan pemerintah terkait penerapan kebiasaan baru.

“Saya rasa, dengan adanya Lomba Kampung Sehat, perekonomian masyarakat dapat bertahan. Terlebih lagi di masas Pandemi Covid–19 ini,” katanya.

 

Terasi Lombok

 

Bagi masyarakat luar Lombok, tak jarang menyebut terasi Jor adalah terasi Lombok. Label Lombok disematkan untuk terasi Jor lantaran rasanya dianggap lebih gurih dibanding terasi dari daerah lain.

Dari penamaan itu, terasi Jor sebenarnya tidak hanya dikenal dan menjadi konsumsi warga lokal di Pulau Lombo saja. Terasi Jor juga dikonsumsi di luar daerah lantaran rasanya dianggap melegenda.

“Terasi di Jor ini ada sejak dulu, sebelum saya lahir,” kata Suarni, salah seorang pelaku industri terasi di sana. Keluarga Suarni turun temurun menjadi pembuat terasi. Sama seperti sejumlah warga yang lain di sana.

Sekretaris Desa Jerowaru Wildan Jauhari mengatakan, industri terasi di Dusun Jor akan dibuatkan unit khusus dari Badan Usaha MIlik Desa (BUMDes).  Pemerintah desa setempat bakal bertindak menjadi pengepul untuk memperlancar pemasaran terasi produksi warga setempat.

“Pemdes sudah menganggarkan sekitar Rp 75 juta tahun ini ke BUMDes,” katanya.

Lewat anggaran tersebut, katanya, nantinya BUMDes akan membeli olahan industri tersebut dengan harga yang bisa menguntungkan pelaku industri terasi.

“Jadi nanti pasaran terasi ini juga melalui website desa. Di website itu nanti akan ada produk olahan asli desa Jerowaru. Jadi siapa pun tamu yang datang ke Jerowaru minimal ia beli terasi,” katanya.

Kapolres Lotim AKBP Tunggul Sinatrio secara terpisah menerangkan, Lomba Kampung Sehat diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. Lebih dari itu, masyarakat diharapkan lebih peduli dengan lingkungan, baik itu dari segi keamanan, kesehatan serta ketahanan pangan. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks