alexametrics
Jumat, 14 Agustus 2020
Jumat, 14 Agustus 2020

Tetap Gembira di Masa Pandemi Korona Dengan Berwisata

GIRI MENANG-Destinasi wisata di Lombok Barat (Lobar) diperindah. Untuk menyambut wisatawan di masa transisi new normal. ”Kita hadirkan kegembiraan. Suasana baru berwisata dengan protokol covid,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Lobar H Saepul Akhkam, Selasa (21/7).

Kegiatan kemarin bertajuk gerakan Bersih, Indah, Sehat, dan Aman. Dengan akronim BISA. Program ini diluncurkan di Dermaga Tawun, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong.

Program BISA diharapkan bisa menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat. Terutama pengelola destinasi wisata. Termasuk di Taman Narmada, tempat kegiatan ini dilangsungkan, kemarin.

Ahkam mengatakan, pengelola diharapkan bisa menjaga kebersihan dan keindahan. Memberi kenyamanan kepada wisatawan. Apalagi, Taman Narmada merupakan peninggalan sejarah. Tempat persinggahan raja-raja.

Pokok utama program ini berupa bersih-bersih dan pengecatan ulang objek-objek wisata. Yang berada di areal Taman Narmada. ”Hampir empat bulan Taman Narmada tidak beroperasi akibat pandemi. Jadi kita mulai tata, percantik kembali,” ucap Ahkam.

Dengan upaya pembersihan dan mengecat ulang, diharapkan membawa suasana baru. Salah satunya perasaan gembira. Yang bukan saja bermakna senang secara batin, tapi juga sehat dari fisik.

Kata Ahman, di masa pandemi sekarang, penerapan protokol kesehatan covid menjadi sesuatu yang mutlak. Termasuk untuk kegiatan pariwisatan. ”Sebelum menggembirakan orang lain yang berkunjung, kita bahagiakan diri dahulu dengan standar protokol kesehatan,” ujarnya.

Salah satu pengelola Taman Narmada Kamarudin bersyukur ada perhatian dari pemerintah. Taman Narmada yang menjadi salah satu sasaran dari program BISA ini. ”Selalu kita tekankan pengunjung untuk mematuhi protokol covid saat datang ke sini,” katanya.

Sementara itu, Kadispar NTB Lalu Moh. Fauzal mengatakan, program ini bertujuan untuk membuat destinasi wisata di NTB tetap bersih. Tidak saja Taman Narmada. ”Kalau sudah bersih, indah, sehat, dan aman, kita semua yang akan mendapat manfaatnya,” kata Fauzal. (dit/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks