alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Akhirnya, Kota Mataram Keluar dari Zona Merah Korona

Di lain sisi, Kota Mataram dan Lombok Barat akhirnya keluar dari zona merah penularan Covid-19. Kedua daerah itu, kini berada di zona orange bersama tujuh kabupaten lain di NTB. ”Sudah orange sejak dua hari lalu,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, pada Lombok Post, (21/8) lalu.

Berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 NTB, perubahan signifikan zona penularan terjadi sejak 11 Agustus lalu. Saat itu, daerah-daerah yang sebelumnya masuk zona kuning naik menjadi orange. Bahkan Kota Bima yang sebelumnya hijau menjadi merah. Sehingga NTB memiliki tiga daerah zona merah penularan Covid-19.

Namun sejak 19 Agustus, wilayah Kota Mataram dan Lombok Barat keluar dari zona merah. Terjadi penurunan kasus di dua wilayah yang selama ini menjadi fokus penanganan Covid-19. ”Kasusnya banyak tapi menurun jauh dalam tiga minggu terakhir,” jelas Eka.

Sayangnya, dari jumlah kasus pasien positif, Mataram dan Lombok Barat masih mendominasi dibandingkan daerah lain.

Hingga kemarin, jumlah pasien positif Covid-19 di Mataram yang masih diisolasi dan dirawat sebanyak 194 orang. Sebanyak 778 orang telah sembuh, 67 orang meninggal dunia, lima suspect Covid-19, dan 267 orang masuk dalam daftar kontak erat pasien positif.

Sedangkan di Kabupaten Lombok Barat pasien positif Covid-19 yang masih dirawat dan isolasi 171 orang, pasien sembuh 365 orang, meninggal dunia 40 orang, 282 orang suspect, dan 122 orang masuk daftar kontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Angka itu mengalahkan kasus-kasus daerah lain di NTB. Seperti Sumbawa 53 kasus poistif, Lombok Timur dengan 46 kasus positif, dan Kota Bima 26 kasus Covid-19.

Daerah lainnya berada di angka belasan seperti Lombok Utara dengan 18 kasus, Lombok Tengah 17 kasus, Kabupaten Bima tujuh kasus, Sumbawa Barat empat kasus, dan Dompu satu kasus.

Eka menjelaskan, penilaian dilakukan dalam tiga mingguan dengan 24 indikator. Kota Bima masih merah karena baru seminggu kasusnya menurun. ”Belum ada yang kuning di NTB karena masih banyak kasus kematian,” jelasnya.

Perubahan zona tersebut, kata Eka, tidak permanen. Setiap waktu bisa berubah tergantung jumlah kasus baru di wilayah tersebut. Seperti Kota Bima dulu menjadi satu-satunya zona hijau kini menjadi zona merah.

Meski demikian, keluarnya Mataram dan Lombok Barat dari zona merah cukup melegakan. Itu artinya upaya yang dilakukan selama ini membuahkan hasil.  ”Apa yang dilakukan sudah on the track, harus  tetap dipertahankan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, jangan  longgar,” imbuh Eka.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Covid-19 NTB H Lalu Gita Ariadi dalam rilisnya menyebut, kemarin ada penambahan 14 kasus kasus baru dan 26 orang pasien sembuh. ”Tapi tiga orang meninggal dunia,” katanya.

Dari tiga orang yang meninggal berasal dari Lomok Tengah. Satu di antaranya perempuan berinisial SS, berusia 28 tahun, asal Desa Labulia, Lombok Tengah.

Dengan tambahan kasus baru, lanjut Gita, jumlah pasien positif Covid-19 di NTB sampai 21 Agustus sebanyak 2.563 orang. Dengan perincian 1.866 orang sudah sembuh, 144 meninggal dunia, serta 553 orang masih positif. (arl/ili/r6)

 

Peta Sebaran Virus Korona Bumi Gora

 

KOTA MATARAM

Status Zona Oranye, 194 pasien positif masih dirawat, 778 sembuh, 67 meninggal, 5 suspek, dan 267 kontak erat.

 

LOMBOK BARAT

Status Zona Oranye, 171 pasien positif masih dirawat, 365 sembuh, 40 meninggal, 282 suspek, dan 122 kontak erat.

 

LOMBOK TENGAH

Status Zona Oranye, 17 pasien positif masih dirawat, 155 sembuh, 23 meninggal, 23 suspek, dan 28 kontak erat.

 

LOMBOK TIMUR

Status Zona Oranye, 46 pasien positif masih dirawat, 211 sembuh, 14 meninggal, 111 suspek, dan 266 kontak erat.

 

LOMBOK UTARA

Status Zona Oranye, 18 pasien positif masih dirawat, 71 sembuh, 4 meninggal, tidak ada suspek, dan 42 kontak erat.

 

SUMBAWA BARAT

Status Zona Oranye, 4 pasien positif masih dirawat, 22 sembuh, 2 meninggal, 2 suspek, dan 107 kontak erat.

 

SUMBAWA

Status Zona Oranye, 53 pasien positif masih dirawat, 80 sembuh, 3 meninggal, 6 suspek, dan 110 kontak erat.

 

DOMPU

Status Zona Oranye, 1 pasien positif masih dirawat, 53 sembuh, 2 meninggal, 32 suspek, dan 501 kontak erat.

 

BIMA

Status Zona Oranye, 7 pasien positif masih dirawat, 33 sembuh, tidak ada yang meninggal, 7 suspek, dan 8 kontak erat.

 

KOTA BIMA

Status Zona Merah, 26 pasien positif masih dirawat, 56 sembuh, 1 meninggal, 3 suspek, dan 317 kontak erat.

 

Sumber: Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTB

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks