alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

SELONG-Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.

“Beliau terpapar dari perjalanan-perjalanan ke luar daerah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Lotim dr HM Hasbi Santoso dalam keterangan pers di Pendopo Bupati Lotim, tadi malam (22/9).

Begitu Bupati dinyatakan positif, Dinas Kesehatan langsung melacak pihak-pihak yang sudah kontak erat dengan Bupati. Terutama di lingkungan kediaman resmi Bupati. Kata Hasbi, ada delapan orang terdekat yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan dan telah diminta melakukan isolasi secara mandiri. Namun, sesuai aturan tracing kontak dari Kementerian Kesehatan yang terbaru, pihaknya akan melacak kontak erat hingga 30 orang.

“Pak Wakil Bupati sudah menjalani tes swab. Hasilnya negatif,” terang Hasbi.

Kondisi Sukiman sendiri sampai tadi malam semakin membaik. Ia memilih menjalani isolasi mandiri di pendopo bupati. Hasbi menampik kemungkinan Bupati Sukiman telah berinteraksi dengan Menteri Agama Fachrul Razi yang telah dinyatakan positif Covid-19 sepulang kunjungan kerja dua hari di Lombok pada 16-17 September. Sukiman sendiri sebelum menjadi Bupati Lotim adalah pejabat di Kementerian Agama.

“Tidak ada kemungkinan Pak Bupati terpapar dari Menteri Agama,” kata Hasbi.

 

Melemah Sejak 17 September

 

Terpisah, kepada Lombok Post, Sekda Lotim HM Juaini Taofik menjelaskan, Bupati melakukan perjalanan dinas ke luar daerah terakhir kali ke Bali pada Sabtu, 12 September lalu. Taofik menerangkan, di Pulau Dewata tersebut, Bupati berangkat bersama Kabag Umum Setda Lotim.

Sepulang dari Bali, kondisi Bupati masih segar bugar. Pada Senin, 14 September, ia menghadiri acara rapat paripurna pembahasan Raperda APBD-P 2020 di Kantor DPRD Lotim. Saat itu, koran ini juga sempat mewawancarai sesaat setelah keluar dari ruang rapat.

Di sela-sela hari tersebut, Bupati juga melakukan kunjungan ke kecamatan. Namun dipastikan kunjungan ke kecamatan tersebut menerapkan protokol kesehatan dengan sangat disiplin.

Taofik melanjutkan, acara terakhir yang dilakukan Bupati sebelum akhirnya kondisinya melemah pada Kamis, 17 September, adalah Musyawarah Darma Wanita dan rapat dengan komite investasi dan tim ekonomi Pemda Lotim. Kedua kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Bupati Lotim.

“Informasinya, hari itu kondisi beliau mulai melemah,” terangnya.

Semenjak Kamis, 17 September tersebut, Bupati kemudian memulihkan diri di pendopo. Dan pada Senin, 21 September menjalani uji usap di RSUD dr Raden Soejono.

Taofik berharap agar pimpinannya segera pulih dan bisa bekerja seperti sedia kala. Dengan kondisi yang terus membaik, Bupati saat ini masih bisa menuntaskan tugas-tugas kepala daerah yang bersifat penting. Sehingga roda pemerintahan di Lotim dipastikan tetap berjalan normal.

“Sampai saat ini saya juga masih berkomunikasi dengan beliau,” ujarnya.

 

Pelacakan Kontak Erat Menag

 

Sementara itu, penelusuran warga yang kontak erat dengan Menteri Agama Fachrul Razi yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 selepas kunjungan dua hari di Lombok terus dilakukan. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 pun meminta warga proaktif melaporkan diri bila merasa pernah kontak dengan sang menteri.

”Kami contact tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan beliau,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTB I Gede Putu Aryadi, kemarin.

Kegiatan contact tracing dilaksanakan pada orang yang berkontak dengan menteri di tiga pertemuan, yakni saat pemberian bantuan kepada tokoh agama, peresmian Gedung Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, dan pembinaan ASN Kemenag NTB.

Ia berharap, orang-orang yang pernah kontak erat dengan menteri lebih dari 15 menit dengan jarak kurang dari dua meter secara aktif membantu contact tracing. ”Cara melaporkan diri ke layanan Provincial Call Center,” imbuhnya.

Setelah gubernur dan pejabat provinsi melakukan tes swab, kemarin sejumlah pejabat Kemenag NTB dan UIN Mataram di-rapid test dan tes swab. Sebanyak 38 orang mendapat surat untuk segera dites petugas. Namun hingga kemarin, belum jelas berapa orang yang sudah dites. ”Mudahan tidak ada yang positif,” harapnya.

Jumlah kasus positif Covid-19 di NTB masih terus bertambah. Kemarin, 24 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 dan 20 tambahan sembuh baru. Dengan tambahan itu, jumlah pasien positif Covid-19 di NTB sebanyak 3.158 orang. Pasien yang sembuh 2.479 orang dan 187 meninggal dunia. “Serta 492 orang masih positif,” kata Gede.

Terkait Bupati Lombok Timur yang terkonfirmasi positif, Putu Gede membenarkan. Hanya saja, pengumuman dilakukan Pemkab Lombok Timur. ”Kemarin tes PCR-nya hari ini keluar hasil,” jelasnya.

Dengan kasus itu, kerja keras tim tentu akan lebih berat lagi. Semua orang yang kontak erat dengan bupati akan ditelusuri. ”Bupati, sama dengan masyarakat lain perlakuannya. Kondisinya sehat, orang tanpa gejala sehingga harus melakukan isolasi,” katanya.

 

Cegah Pasien Meninggal Karena Administrasi Berbelit

Dari Jakarta, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah berhasil menyusun protokol standar terapi penanganan Covid 19. Standar ini diperlukan untuk menekan angka kematian akibat Covid-19.

Luhut meminta agar Kemenkes segera melakukan sosialisasi protokol ini ke seluruh rumah sakit di 8 provinsi utama. “Saya minta mulai minggu depan Kemenkes segera menyosialisasikan protokol terapi ini kesemua RS rujukan di 8 provinsi plus Aceh karena kenaikan kasusnya mulai mengkhawatirkan,” katanya pada pertemuan virtual dengan pejabat dan satgas di daerah pada senin (21/9).

Usai disosialisasikan, Luhut juga memerintahkan Kemenkes untuk melakukan pendampingan implementasi termasuk memberikan pelatihan bagi dokter dan tenaga kesehatan lalu memonitor pelaksanaannya.

Selain itu, Luhut juga meminta agar Kemenkes memastikan ketersediaan obat dan alat terapi yang disebutkan dalam panduan tersebut. “Tim gugus tugas yang dibentuk oleh Kemenkes harus segera turun , saya minta Kamis (24/9), Kemenkes melaporkan hal ini kepada saya,” tegas Luhut.

Tak luput juga Luhut meminta rumah sakit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan unsur-unsur kesehatan dari TNI dan Polri di daerah-daerah juga membantu RS-RS rujukan untuk mengimplementasikan protokol terapi pasien Covid 19.

Staf Khusus Menteri Kesehatan Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Alexander Ginting mengungkapkan bahwa protokol standar terapi penanganan pasien Covid 19 ini berisi tatalaksana manajemen klinis ringan, sedang dan berat. Protokol tersebut disusun bersama 5 organisasi profesi dokter spesialis yakni PDPI, PAPDI, IDAI, PERDATIN, PERKI).

Latar belakang penyusunan Protokol Standar Perawatan Pasien Covid 19 ini adalah karena tingginya angka kematian pasien Covid 19 di ICU. “Riset kami menunjukkan bahwa sistem rujukan yang berbelit, pasien terlambat datang ke pusat pengobatan, diagnosis terlambat diberikan, pengobatan yang tidak adekuat maupun ketidak-tersediaan ventilator yang berpengaruh pada angka mortalitas di ICU,” katanya.

Alexander menyatakan kesiapan Kemenkes untuk segera menyosialisasikan protokol tersebut ke seluruh provinsi yang menjadi prioritas penanganan Covid 19 pemerintah saat ini. Setelah itu, diapun mengatakan bahwa Kemenkes akan melakukan mentoring klinis klinis ke berbagai ICU RS rujukan dan RS perawatan secara periodik baik virtual maupun langsung untuk menurunkan angka kematian.

“Yang tidak kalah penting adalah kami juga akan memperkuat sistem deteksi dini Covid 19 yang terstandar, memastikan setiap RS rujukan dan RS perawatan memiliki pasokan medis dan peralatan yang memadai dalam setiap fase CICO ( Circulation, Inflamation, Coagulapathy, Oxigenation),” papar Alexander. (tih/ili/JPG/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks