alexametrics
Senin, 3 Oktober 2022
Senin, 3 Oktober 2022

Ditarget Tuntas Pekan Ini, Kemensos Tambah Kuota Penerima BLT BBM

MATARAM-Kementerian Sosial (Kemensos) menambah kuota keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM). ”Jadi 553.817 KPM dari sebelumnya 464.473 KPM,” kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) NTB Ahsanul Khalik, Kamis (22/9).

Khalik mengatakan, pencairan BLT BBM terus berproses. Ditargetkan minggu terakhir September seluruh KPM telah mencairkan bantuan tersebut. ”Harusnya sudah tuntas di minggu ini, tapi ada penambahan KPM. Akhirnya ini masih dilakukan pencairan,” ujarnya.

BLT BBM diberikan untuk 4 bulan. Disalurkan dalam dua tahap.  Di tahap pertama dicairkan pada September, untuk periode September-Oktober. Untuk tahap kedua, pencairannya di akhir November atau disesuaikan dengan kebijakan pemerintah. ”Dicairkannya itu dua kali,” ujar Khalik.

Adapun untuk nilainya, masing-masing KPM menerima BLT sebesar Rp 150 ribu per bulan sehingga totalnya menjadi Rp 600 ribu untuk 4 bulan. Mekanisme pembayarannya melalui kantor pos atau di komunitas oleh pos penyalur.

Baca Juga :  Peringati Hari Pers, Wartawan NTB Tebar 100 Ribu Benih Ikan

Hingga 21 September progres pencairan BLT BBM telah mencapai 89 persen atau sebanyak Rp 147,8 miliar. Rincian KPM yang telah mencairkan, antara lain Kota Mataram 89 persen atau 31.961 KPM; Bima 90 persen atau 48.201 KPM; Dompu 87 persen atau 21.513 KPM; Kota Bima 97 persen atau 13.487 KPM.

Lombok Barat 90 persen atau 68.696 KPM; Lombok Tengah 91 persen atau 120.348 KPM; Lombok Timur 89 persen atau 112.151 KPM: Lombok Utara 81 persen atau 28.108 KPM; Sumbawa 87 persen atau 38.091 KPM; dan Sumbawa Barat 86 persen atau 10.290 KPM.

Khalik mengatakan, masih ada 60.971 KPM dengan nilai bantuan sekitar Rp 18,29 miliar yang belum dicairkan. ”Itu yang kami dorong untuk minggu depan sudah tuntas semua. Hingga nanti saat pencairan tahap II, itu sebelum tutup bulan Desember, harus juga selesai,” tegasnya.

Baca Juga :  Cek Kampung Anda Bebas Korona atau Tidak, Ini Kriterianya Menurut Dikes NTB

Penyaluran BLT BBM diharapkan bisa meringankan beban masyarakat miskin, yang terdampak kenaikan BBM. Karena itu, Khalik meminta seluruh pihak untuk ikut mengawasi proses penyaluran BLT BBM. Sehingga tepat sasaran. Diterima langsung bagi mereka yang berhak.

”Laporkan kalau memang ditemukan ada masalah dalam proses penyalurannya,” tandas Khalik.

Sementara itu, salah satu penerima BLT BBM Faridah mengaku senang dengan adanya bantuan tambahan dari pemerintah. Yang bisa digunakan untuk menambah kebutuhan sehari-hari. ”Rencananya mau dipakai beli perlengkapan anak sekolah,” kata Faridah yang juga menerima bantuan BPNT dan PKH dari Kemensos. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/