alexametrics
Rabu, 30 November 2022
Rabu, 30 November 2022

Pemprov NTB Ajak Semua Pihak Dukung Penyelenggaraan Event Internasional

MATARAM-Pemprov NTB meminta seluruh pihak untuk bisa mendukung penyelenggaraan event internasional. Tidak skeptis dan berpikiran sempit atas upaya yang dilakukan pemerintah untuk memeriahkan event.

Dari tiga event balapan internasional di Pertamina Mandalika International Street Circuit, dua kali World Superbike (WSBK) dan satu kali MotoGP, serta Motocross Grand Prix (MXGP) di Sumbawa, kerap muncul soal imbauan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk ikut menonton.

Soal ASN ini, dijawab Sekda NTB Lalu Gita Ariadi. Ia mengatakan, kehadiran PNS jangan dilihat dalam arti sempit. Hanya ingin menonton Toprak Razgatlioglu berlaga di WSBK atau Marc Marquez di MotoGP. ”Bukan melihat sempit seperti itu,” kata Gita.

Ia menyebut, PNS memiliki fungsi sebagai stabilisator. Motor penggerak dalam segala situasi. PNS tidak hanya hadir saat event internasional semata. Bahkan dalam beberapa peristiwa, seperti musibah gempa 2018 lalu, PNS menjadi garda terdepan. Bahkan berada di tengah musibah tersebut.

Baca Juga :  PPPK 2022, Kanwil Kemenag NTB Dijatah 1.170 Formasi

”Atau misalnya ketika produksi petani melimpah, ASN hadir dengan membeli langsung,” ujarnya.

Dengan peran seperti itu, kehadiran ASN untuk memeriahkan event internasional bukan hanya menonton. Tapi ikut menggerakkkan roda ekonomi dan menumbuhkan pasar. Membeli produk yang dijajakan UMKM asal NTB pada saat event digelar.

Saat ini, pemerintah daerah di Provinsi NTB, masih pada tahap belajar. Bagaimana menggairahkan dan meramaikan event internasional. Sehingga perlu peran dari ASN sebagai inisiator awal.

Balapan internasional di Mandalika disaksikan hingga ratusan juta pasang mata melalui siaran langsung. Sehingga hadirnya ASN sebagai penonton dan memenuhi tribun akan memberikan citra positif. Sekaligus promosi baik bagi daerah. ”Bayangkan kalau tribun itu kosong,” ujar Gita.

Kata Gita, ketika mekanisme pasar terbentuk secara normal. Penonton dari luar daerah dan luar negeri datang dengan sendirinya, maka pelan tapi pasti pemprov akan mengurangi perannya di setiap penyelenggaraan event.

Baca Juga :  Gubernur Zulkieflimansyah Minta Masyarakat Jaga Imun dan Iman

”Tujuannya sederhana, agar mekanisme pasar terbentuk. Kalau sudah seperti itu, orang sudah banyak datang, pemprov mundur,” tandas Gita.

Soal keterlibatan ASN mendapat kritik dari Ruslan Turmudzi, anggota DPRD NTB. Ruslan menilai cara tersebut menambah beban pengeluaran ASN di lingkup Pemprov NTB maupun kabupaten/kota. Hanya demi mengejar capaian target penjualan tiket semata.

”Kalau ASN kan tahu (kondisi) rata-rata mereka, apalagi dengan kondisi keuangan hari ini. Walaupun tiket sedikit murah tapi tidak semua ASN punya kemampuan,” tegas Ruslan dari Dapil Lombok Tengah.

Ia mengingatkan pemerintah baik tingkat provinsi/kabupaten/kota untuk tidak membebankan ASN pada semua gelaran event, bantuan bencana hingga iuran program daerah. “Tidak boleh, dikit-dikit ASN, yang beli tiket ASN, potong anggaran ini itu untuk bantuan apa namanya, tidak boleh ini bisa jadi kebiasaan bagi pemerintah,” tambah politisi PDIP ini. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks
/