alexametrics
Rabu, 4 Agustus 2021
Rabu, 4 Agustus 2021

Tagana Pelopor Putus Mata Rantai Covid-19

MATARAM-Wakil Gubernur (Wagub) NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah meminta seluruh anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) NTB untuk mengambil peran strategis. Mereka harus memberikan sosialisasi dan pemahaman serta contoh yang baik di tengah-tengah masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan.

“Tagana harus menjadi pelopor untuk memutus mata rantai dan penyebaran pandemi Covid-19 di NTB,” kata Ummi Rohmi, sapaan wagub NTB saat menjadi inspektur upacara apel HUT Tagana ke-17 tingkat Provinsi NTB dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Koordinasi Tagana NTB dan Forum Koordinasi Pelopor Perdamaian NTB di lapangan Bumi Gora kantor gubernur NTB, Rabu (24/3/2021).

Tagana diminta menjadi contoh penerapan 5M, yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas, dalam upaya mengubah perilaku masyarakat.

Diakui wagub, kiprah Tagana mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 di NTB patut diacungi jempol. Tagana telah memberikan pelayanan dapur umum dan distribusi nasi bungkus untuk masyarakat yang melakukan lockdown, isolasi mandiri bagi pendatang dari luar daerah, lanjut usia dan penyandang disabilitas.

Tagana juga melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di kantor-kantor dan fasilitas publik. Serta ikut berpatroli mencegah kerumunan masyarakat di tempat-tempat umum. Termasuk melakukan penyisiran dengan berkeliling membawa bantuan paket sembako menggunakan mobil truk untuk memastikan semua penduduk NTB yang terdata sudah menerima paket bantuan Covid 19.

Selain itu, Ummi Rohmi meminta Tagana bersinergi dengan multipihak dan menjaga alam. Menurutnya, masalah penanggulangan bencana tidak mungkin diselesaikan sendiri, tapi harus melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga lain dan masyarakat.

“Momentum HUT Tagana ke-17, agar tetap menjaga jiwa kepahlawanannya dengan membangun sinergi dengan berbagai pihak dan menjaga alam demi mencegah terjadinya bencana alam,” tutupnya.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial NTB H Ahsanul Halik menuturkan, seiring perkembangan zaman kondisi lingkungan dan bertambah kompleksnya masalah penanggulangan bencana di daerah. “Di sinilah peran dan kiprah Tagana menjadi sangat penting,” katanya.

Menurutnya, Tagana terus berperan aktif dalam menanggulangi bencana alam maupun non alam. Termasuk keaktifannya terjun langsung kelapangan untuk membantu memutus mata rantai Covid-19.

Saat ini, jumlah Tagana yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-NTB sebanyak 820 orang. Jumlah ini adalah potensi yang sangat besar dalam penanggulangan bencana, khususnya pada saat tanggap darurat. “Tagana akan sigap dalam segala hal terkait kebencanaan dan persoalan sosial lain,” tutupnya.

Usai kegiatan tersebut wagub menyerahkan secara simbolis bantuan 200 paket sembako untuk Desa Bilelando, Kabupaten Lombok Tengah dan melepas iringan armada transportasi yang menangani bencana di hadapan para kadis sosial kabupaten/kota se-NTB. (ewi/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks