alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Investasi di NTB Masih Positif

MATARAM-Pandemi covid-19 tak mengganggu investasi di NTB. Posisinya saat ini bahkan menujukkan pertumbuhan yang positif.

“Triwulan I 2020 realisasi investasi mencapai Rp 2,141 triliun atau 12,75 persen dari target Rp 16,8 triliun,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) NTB H Amry Rakhman, Kamis (23/4).

Meski kondisi investasi saat ini dalam tahap wait and see, realisasi investasi di triwulan I 2020 lebih besar dibandingkan dengan triwulan Itahun lalu. Yakni, sekitar Rp 1,284  triliun atau hanya 8 persen.

Ia menerangkan, realisasi investasi pada triwulan I ini memang hanya 12,75 persen. Karena di triwulan I investor lebih banyak melengkapi dokumen. Baik itu perizinan hingga persiapan-perisiapan konstruksi untuk kelanjutan dari investasi mereka. Meski demikian, diharapkan setelah hilangnya pandemi covid-19 ini segera teratasi dan kembali aman.

“Harapan kita di triwulan II dan III bisa lebih baik,” ucapnya.

Menurutnya, pada triwulan itu, konstruksi-konstruksi dari pembangunan bisa diharapkan. Sehingga realisasinya bisa tercapai lebih banyak lagi dari triwulan I. Jadi, untuk kegiatan investasi masih tetap berlangsung sambil menunggu kondisi membaik.

“Masih juga terus bergerak investasi ini,” jawabnya.

Sementara itu, dari realisasi investasi di triwulan I, ada Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanam Modal Asing (PMA). Nilai realisasi investasi untuk PMA Rp 992,5 miliar atau setara 46,35 persen. Sedangkan PMDN Rp 1,49 triliun atau setara 53,65 persen.

“Sektor paling banyak memberikan kontribusi adalah  perhubungan, tambang, dan industri pengolahan,” katanya.

Da menutrkan, realisasi PMA paling banyak di sektor tambang, seperti PT AMNT. Lain halnya dengan PMDN ada sektor pertambangan, perhubungan dan industri. Sedangkan sektor pariwisata untuk saat ini tidak ada. Mengingat kondisi yang memang cukup mempengaruhi sektor pariwisata. Padahal, pariwisata menjadi salah satu penyumbang investasi terbesar setelah tambang.

“Pariwisata belum ada tambahan baru (investasi), tapi ada sih sudah (realisasinya) sebesar Rp 97 miliar yang pariwisata ini,” tutupnya. (tea/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Pertama Sejak 1998, Ekonomi RI Kembali Minus, Resesi Sudah Dekat

Usai dua dekade berlalu, kini sejarah kelam pertumbuhan ekonomi minus kembali terulang. Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin (5/8) melaporkan pertumbuhan ekonomi RI kuartal II 2020 tercatat -5,32 persen.

Kisah Para Korban PHK yang Menolak Menyerah di Desa Sokong

Pandemi Covid-19 membuat banyak warga yang tiba-tiba kehilangan pekerjaan di Desa Sokong. Tapi, mereka menolak menyerah. Hasilnya kini, mereka bukannya mencari pekerjaan. Malah mereka justru mencipta pekerjaan.

Begini Cara Booking Service Online Via Motorku X

”Caranya sangat mudah, semua hanya dalam genggaman saja,” ucap Marketing Sub Dept Head Kresna Murti Dewanto.

Minyak Jaran Peresak Sakra, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Lawan Korona

PANDEMI Covid-19 membuat banyak inovasi yang dilakukan warga. Terutama untuk menjaga dan menguatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti rajin berolahraga, mengkonsumsi madu alami, obat herbal, istirahat cukup, hingga berjemur dibawah matahari pagi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks