alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

NTB Diisolasi, Setelah Bandara Pelabuhan Juga Ditutup

MATARAM-Setelah bandara, kini pintu pelabuhan NTB ditutup. Seluruh angkutan darat, angkutan penyeberangan, dan angkutan laut untuk penumpang dihentikan sementara. ”Termasuk kendaraan pribadi sepeda motor yang masuk ke wilayah NTB,” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB H Lalu Bayu Windia, pada Lombok Post, Jumat (24/4) malam.

Pembatasan jalur pelabuhan juga berlaku untuk penyeberangan antara Pulau Lombok dan Sumbawa. Ketentuan itu tertuang dalam keputusan yang ditekan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah Jumat malam. ”Aturan ini berlaku mulai 24 April sampai ada pemberitahun lebih lanjut,” kata Bayu.

Bayu menjelaskan, kebijakan itu diambil untuk mencegah penyebaran Covid-19. Sekaligus menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Mudik Lebaran.

Lebih lanjut, dalam keputusan itu dijelaskan, pembatasan layanan teransportasi dikecualikan untuk empat hal yakni kendaraan barang/logistik dengan tidak membawa penumpang. ” Pelabuhan tidak ditutup untuk logistik,” tegasnya.

Kemudian kendaraan dinas operasional dengan tanda nomor kendaraan TNI dan Polri. Kendaraan pemadam kebarakan, ambulans, dan mobil jenazah. Serta kendaraan lainnya dalam rangka penanganan Covid-19 dan kedaruratan lainnya masih diberi akses.

Kadis Bayu menambahkan, untuk transportasi di dalam wilayah NTB, diterapkan pembatasan transportasi berbasis pulau. Artinya warga Pulau Lombok tidak boleh ke Pulau Sumbawa dan sebaliknya. ”Mengapa dibatasi? karena Lobar, Lotim dan Kota Mataram sudah terjadi transmisi lokal,” katanya.

Sedangkan transportasi menuju gili-gili yang dilaksanakan antar kecamatan dalam kabupaten diperbolehkan. ”Misalnya dari Sumbawa ke Moyo atau dari Pulau Lombok ke tiga gili, masih bisa,” katanya.

Untuk kepulangan para TKI di luar negeri, pemerintah akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri. Permenhub sendiri membolehkan mereka pulang. ”Nanti diatur pelabuhan-pelabuhan yang dituju. Pertimbangannya, supaya tidak terlunta-lunta di negeri orang,” katanya.

Hingga kemarin, aktivitas di Pelabuhan Lembar masih normal. Kapal-kapal masih beroperasi. Hanya saja, terjadin penurunan jumlah penumpang pejalan kaki sampai 90 persen lebih.

Ketua DPC Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) Lembar Denny F. Anggoro mengatakan, sampai kemarin belum ada petunjuk teknis soal pintu pelabuhan. ”Kami masih menunggu petunjuk teknis,” katanya.

Namun sejak pandemi Covid-19, jumlah penumpang orang menurun drastis. Hanya angkutan barang, penumpang yang menggunakan kendaraan pribdi dan punumpang bus masih tetap ada.

Denny berharap, pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap pengusaha kapal penyeberangan yang terdampak Covid-19. ”Kita butuh penyelematan berupa insentif, toh kami selama ini pembayar pajak yang setia,” katanya.

Menurunnya penumpang akhir-akhir ini membuat penghasilan mereka turun. Tapi di bawa wadah organisasi mereka berupaya tidak melakukan penghentian kegiatan atau PHK karyawan. ”Kami sangat terpukul,” keluhnya.

Insentif pemerintah bisa diberikan dalam bentuk peninjauan regulasi soal krew kapal sehingga kapal tidak kelebihan awak. ”Krew kapal sudah diatur oleh permen, kami harap bisa ditinjau lagi,” katanya.

Insentif lainnya bisa berupa  pengurangan biaya-biaya kepelabuhanan. Menurutnya, negara harus hadir membantu mereka. ”Kamilah satu-satunya moda transortasi yang tidak tergantikan,” tandasnya. (ili/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Bila Rinjani Tak Dirawat, Status Geopark Dunia Bisa Dicabut

Status Rinjani sebagai geopark dunia bisa dicopot Unesco bila tidak dijaga dengan baik. Karena itu, kekayaan alam di kawasan Rinjani harus tetap dilestarikan. ”Selain sebagai geopark dunia Rinjani juga merupakan cagar biosfer dunia, kita harus sungguh-sungguh mengelolanya,” kata Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah

RSUD NTB Kini Lebih Siaga, Cegah Jenazah Korona Diambil Paksa

Jemput paksa jenazah pasien covid-19 kerap terjadi akhir-akhir ini. Insiden itu membahayakan semua pihak. Beberapa upaya coba dilakukan pihak rumah sakit untuk mencegah kejadian serupa.

Target Emas, NTB Kirim Sembilan Petinju ke PON Papua

Bumi Gora meloloskan sembilan petinju ke PON Papua 2021. Salah satunya petinju putri Endang. Dia ditargetkan bisa menyumbangkan medali emas. ”Saya akan berusaha yang terbaik. Target pasti yang terbaik,” ujar Endang, Jumat (7/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks