alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Bersama Lawan Korona, Kapolda NTB Perkuat Sinergi Lomba Kampung Sehat

MATARAM-Polda NTB menghajatkan Lomba Kampung Sehat yang telah dilaunching Jumat pekan lalu, menjadi semcam suplemen baru bagi warga NTB. Suplemen yang dapat meningkatkan imunitas warga, lantaran seluruh warga NTB bersuka cita dan bergembira dalam kreasi dan inovasi menciptakan kampung sehat terbaik.

“Sederhana saja. Kami ingin Lomba Kampung Sehat ini menjadi suplemen baru untuk NTB. Psikologis mungkin ada jenuh. Karena itu ada lomba,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal saat memimpin rapat koordinasi Lomba Kampung Sehat di Lapangan Gajah Mada, Mapolda NTB, Selasa (23/6)

Rapat tersebut digelar di bawah tenda. Dihadiri lima Sekretaris Daerah Kabupaten/kota se NTB. Yakni Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito, Sekda Lobar H Baehaqi, Sekda Lombok Tengah HM Nursiah, Sekda Lombok Utara H Suardi, dan Sekda Lombok Timur H Juaini Taufik.

Kapolda NTB memimpin pertemuan didampingi Wakapolda NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza dan Direktur Lombok Post Alfian Yusni. Hadir pula seluruh perwira utama Polda NTB dan Kapolres se Pulau Lombok. Termasuk dewan juri lomba dari Universitas Mataram.

Mengawali pertemuan, Irjen Iqbal membeberkan kondisi terkini sebaran kasus warga yang terinfeksi Covid-19 di NTB di seluruh Pulau Lombok. Berapa jumlah pasien positif yang sembuh, berapa yang meninggal dan berapa yang masih dirawat disampaikan secara rinci dengan data berbasis tiap kecamatan.

Kapolda menegaskan, pandemi Covid-19 telah merevolusi seluruh aspek kehidupan. Dampaknya pun masih akan cukup lama. “Saya membaca pernyataan Menteri BUMN. Bahwa usaha BUMN baru akan menggeliar lagi akhir 2021. Bagaimana yang bukan BUMN,” katanya mengawali pertemuan tersebut.

Tentu saja hal-hal semacam itu kata perwira bintang dua yang dikenal humble ini jangan sampai menyebabkan kepanikan. Namun menjadi kesadaran untuk semua pihak. Termasuk masyarakat Bumi Gora.

“Apapun, risiko pasti ada. Tapi kita harus bangkit. Dan Lomba Kampung Sehat ini menjadi ikhtiar kolaboratif untuk masyarakat NTB,” katanya.

Kapolda ingin agar Lomba Kampung Sehat yang melibatkan seluruh desa di NTB ini, pada akhirnya berkontribusi terhadap penurunan dan penyebaran Covid-19 di NTB. Dan hal itu harus berbasis data. Bukan basis rekayasa.

Karena itu, sinergi dengan seluruh jajaran pemerintah kabupaten/kota di NTB sangat diharapkan. Mereka akan bahu membahu dengan jajaran kepolisian dan TNI di masing-masing wilayah.

“Kita ingin kita semua all out. Yang mana yang belum kuat, akan kita kuatkan,” kata Kapolda.

Pada kesempatan tersebut, seluruh Sekda dari lima kabupaten/kota di Mataram menyampaikan komitmen mereka memberi suport dan dukungan lomba kampung sehat ini.

Sekda Kota Mataram Eko Saswito mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyiapkan dukungan anggaran dari refocusing anggaran untuk penanganan Cobid-19. Dia menegaskan betapa Kota Mataram sangat bekepentingan dengan Lomba Kampung Sehat ini, mengingat Kota Mataram saat ini merupakan daerah dengan kasus Covid-19 tertinggi di NTB.

Sekda Lombok Barat H Baehaqi mengungkapkan, di Lombok Barat sinergi Pemkab dan Polres Lombok Barat sudah terjalin sangat baik. Pihaknya bahkan telah menugaskan organisasi perangkat daerah untuk bersama-sama Polres Lombok Barat menyukseskan Lomba Kampung Sehat. “Hari ini, SK Bupati terkait dukungan untuk Lomba Kampung Sehat ini sudah ditandatangani,” kata Baehaqi.

Penegasan yang sama juga disampaikan Sekda Loteng dan Lombok Utara. Komitmen pemerintah daerah sangat besar untuk menyukseskan Lomba Kampung Sehat ini. Sementara Sekda Lombok Timur H Juaini Taufik mengungkapkan, Pemkab Lotim bahkan akan menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan untuk desa pemenang dari Lotim. Nilainya secara total Rp 300 juta.

Terkait hadiah ini, Kapolda menegaskan, bahwa pihaknya tidak ingin memberatkan pemerintah daerah. Sebab, Polda NTB telah menyiapkan sendiri hadiah uang pembinaan bagi desa-desa yang juara. Termasuk tropi.

Rencananya, penilaian terhadap desa-desa yang mengikuti lomba ini kata Kapolda akan dimulai pada 1 Juli 2020, bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Polri.

Rencananya, nanti di Polda NTB dan di setiap kabupaten/kota akan ada Posko Utama Kampung Sehat. Komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan akan mewujud dalam Posko Utama tersebut.

Kepada seluruh Kapolres di NTB, Kapolda memerintahkan agar mereka turun langsung ke lapangan memastikan Lomba Kampung Sehat ini menjadi pondasi untuk memastikan penurunan penyebaran Covid-19 di Bumi Gora. (kus/arl/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks