alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Jalan ke Gunung Rinjani Diperlebar

MATARAM-Akses jalan ke Gunung Rinjani akan diperlebar. Jalan nasional yang menghubungkan Bayan dengan Sembalun Bumbung akan dibuat semakin mantap. Hal itu ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional IX Mataram di kantor Balai TNGR, Senin (22/7).

Pelebaran jalan membutuhkan PKS karena jalan yang dilebarkan akan melintasi kawasan hutan Sajang-Bawak Nao dan Taman Bunga-Sebau yang masuk kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Lebar jalan akan menjadi 16,5 meter, panjang jalan yang melintasi taman nasional hanya 8,7 kilometer (km).

Kepala Balai TNGR Sudiyono menjelaskan, karena memasuki kawasan taman nasional, pelaksana membutuhkan izin dari Menteri Kehutanan, dan pembangunan harus ramah lingkungan serta ramah satwa. Terlebih Gunung Rinjani sebagai cagar biosfer dan geopark dunia telah menjadi perhatian internasional.

Sudiyono menjamin, pelebaran jalan tidak akan  berpengaruh terhadap kerusakan alam dan satwa yang ada.  Kalau tidak diperbaiki justru warga dan wisatawan akan terganggu dengan akses jalan yang buruk.

Sudiyono mengapresiasi program pelebaran jalan tersebut. Askes jalan itu akan mendukung pendakian ke Gunung Rinjani. Jalan yang dilebarkan merupakan jalur penting yang menghubungkan Kota Mataram, Selong, dengan destinasi wisata Sembalun. Tidak hanya itu, pelebaran jalan juga akan mempermudah akses Sembalun dengan Kabupaten Lombok Utara.

”Saya berterima kasih kepada pihak yang berkontribusi membantu penyusunan perjanjian kerja sama ini,” kata Sudiyono.

Menurutnya, penandatanganan kerja sama bukan akhir kerja sama namun  merupakan langkah awal untuk memperbaiki akses ke Gunung Rinjani. Masih ada kewajiban yang harus dipenuhi TNGR dan Balai Pelaksanaan Jalan IX Mataram.

Sementara itu, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional IX Mataram Dr Budiamin mengatakan, PKS tersebut sangat penting untuk peningkatan kualitas jalan yang kondisinya rusak.  Hal itu akan menggangu aktivitas warga juga wisatawan yang hendak mendaki ke Rinjani. “Kami ingin memastikan akses yang baik untuk kegiatan wisata,” katanya. (ili/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Tertular Korona di Luar Daerah, Bupati Lotim Sempat Drop

Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy menjadi kepala daerah pertama di NTB yang positif terinfeksi Covid-19. Pemimpin Gumi Patuh Karya dua periode tersebut menjalani uji usap (swab) pada Senin (21/9) di RSUD dr Raden Soedjono Selong.
Enable Notifications    Ok No thanks