alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Pemda Optimis MotoGP Mandalika Tetap Digelar Tahun Depan

PRAYA-Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dan Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT angkat bicara terkait MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Keduanya memastikan tahun depan balapan MotoGP digelar. Sirkuit sepanjang 4,32 kilometer dengan 18 tikungan rampung tahun ini.

“Kalau tidak ada halangan, kita tuan rumah MotoGP Oktober tahun depan,” ujar gubernur dalam sambutannya pada kunjungan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo di Desa Barabali, Kecamatan Batukliang, Loteng, Sabtu (22/8).

Kata dia, pemerintah pusat telah menyematkan Loteng sebagai top priority destination sekaligus menjadi etalase nasional. Banyak event-event besar nasional dan dunia digelar di Loteng. Salah satunya MotoGP.

Sehingga semua pihak harus mempersiapkan diri, mendukung dan mensukseskannya. Terutama warga Loteng. “Jangan hanya sebagai penonton saja,” harapnya.

Bupati Loteng HM Suhaili FT menegaskan, jika ada pihak-pihak terkait yang menyatakan jadwal MotoGP batal atau diundur, maka yang bersangkutan tidak pernah turun ke lokasi pembangunan sirkuit. “Saat ini, pembangunannya jalan terus, tidak ada kendala sedikit pun. Baik fisik maupun non fisik,” ujarnya.

Progresnya, persiapan uji coba lapis pondasi atas. Sedangkan lapis pondasi bawah sudah rampung sejak lama. Setelah itu, barulah pengaspalan. “Selain itu, kontrak balapan juga tidak berubah,” tandas Suhaili.

Yang semula lima tahun, ditambah menjadi 10 tahun. Itu diberikan langsung Dorna Sport, selaku penyelenggara MotoGP dunia.

Untuk itulah, pihaknya tidak ingin mendengar suara-suara sumbang yang melemahkan semangat masyarakat. Saat ini, masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna berdiri satu barisan, mendukung pembangunan sirkuit. “Buktinya pembangunan rumah sakit internasional dan jalan bypass LIA-KEK, mulai dan sedang dibangun,” papar Suhaili. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks