Rabu, 8 Februari 2023
Rabu, 8 Februari 2023

Viral Video Pelajar Berciuman di Selasar IC NTB, Petugas Ngaku Kecolongan

MATARAM-Ikon destinasi wisata syariah di Provinsi NTB tercoreng. Usai viral video adegan ciuman yang diduga kuat dilakukan sepasang pelajar.

Video berdurasi sekitar 35 detik tersebut menunjukkan dua remaja, laki-laki dan perempuan, yang masih mengenakan seragam sekolah beradegan tak pantas. Dilakukan di salah satu sudut pelataran Islamic Center.

Informasi yang Lombok Post dapatkan, peristiwa mesum tersebut sebenarnya terjadi pada Rabu (21/9). Namun videonya baru mulai beredar di sejumlah grup WhatsApp dari Jumat (23/9).

Kepala UPTD Pengelola Destinasi Wisata Unggulan Islamic Center NTB Syarif Hidayatullah menyebut kedua pelajar tersebut telah mendapat teguran. Hanya saja, petugas tidak melakukan berita acara, yang biasanya berisikan nama, asal sekolah hingga alamat.

Baca Juga :  Di Forum UNDP Indonesia's SDG Talks, Wagub NTB Jabarkan Mitigasi Bencana

Syarif beralasan, ketika itu petugas tidak melihat secara langsung maupun melalui video, atas perbuatan yang dilakukan kedua pelajar. ”Sudah diberikan peringatan, tapi tidak tahu perbuatannya. Setelah lihat videonya, anak itu sudah pergi. Videonya kan viral hari ini,” kata Syarif, Jumat (23/9).

Setelah viral, Syarif menyebut pihaknya tengah melacak identitas kedua pelajar. Pencarian dilakukan melalui rekaman CCTV yang terpasang di sejumlah sudut IC. Karena itu, hingga kemarin Syarif belum bisa memastikan asal sekolah keduanya.

”Sedang dalam proses. Kami masih mencari gambarnya ketika mereka keluar. Kalau sudah jelas, sekolahnya kami datangi untuk diberikan teguran,” tegasnya.

Islamic Center yang berada di Kota Mataram merupakan salah satu destinasi wisata syariah. Bangunan yang juga difungsikan sebagai masjid ini pun menjadi ikon bagi Provinsi NTB. Yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga :  Pria yang Menghina Palestina Diamankan di Polres Lobar

Sebagai destinasi wisata syariah, terdapat sejumlah aturan bagi pengunjung. Salah satunya diharuskan untuk tidak menggunakan pakaian terbuka. ”Ketika dilanggar, petugas biasanya akan menegur,” ungkap Syarif.

Pengelola IC juga berusaha untuk memberikan kenyaman bagi pengunjung. Seperti fasilitas umum berupa toilet secara terpisah dengan jarak yang cukup jauh.

Soal munculnya adegan mesum di IC, Syarif mengatakan, petugas akan melakukan patroli lebih maksimal. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. ”Ini soal nama baik IC sebagai ikon NTB dan wisata unggulan,” tandasnya. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks
/