alexametrics
Senin, 18 Januari 2021
Senin, 18 Januari 2021

Kapolda NTB Kembali Ingatkan Paslon Kada Patuhi Prokes

MATARAM-Setiap pasangan calon (paslon) kepala daerah (kada) ditekankan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) di masa kampanye. Tetapi, masih ada beberapa paslon yang abai. ”Saya peringatkan semua paslon untuk patuh terhadap protokol,” kata Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal, kemarin (22/11).

Menurutnya, di akhir masa kampanye pasti para paslon bakal mengeluarkan kekuatan besarnya. Jangan sampai cara memperlihatkan kekuatannya melanggar prokes. ”Kalau sampai berkerumun kita bubarkan,” tegasnya.

Untuk menindak itu, Polda NTB terus berkoordinasi dengan tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Jika Gakkumdu menilai ada pelanggaran masih bersifat administrasi bisa ditangani mereka. “Kalau ada unsur pidana, kita yang ambil alih nanti,” jelasnya.

Langkah tegas itu diambil untuk menekan penyebaran covid-19 di masa kampanye. Dikhawatirkan, masa pilkada memunculkan klaster baru. ”Untuk menekan itu, para paslon harus patuh,” ujarnya.

Dia sudah mengingatkan sejak awal kepada seluruh paslon. Bahkan, mereka sudah berikrar untuk mematuhi prokes saat penandatanganan program kampanye sehat. ”Ikrar yang sudah diucapkan harus dijalankan,” bebernya.

Tetapi, dari pantauan di lapangan, ada beberapa paslon yang melanggar. Salah satunya di Sumbawa. Mereka konvoi dan berkerumun saat berkampanye. “Itu sudah saya berikan peringatan,” tegasnya.

Dia sudah memerintahkan seluruh polres jajaran untuk mengantisipasi potensi-potensi yang menimbulkan penyebaran covid-19. ”Sebelum paslon kampanye harus dicek lokasinya. Jangan sampai menyebabkan kerumunan yang berpotensi menjadi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

”Kalau ada yang masih ngotot, bubarkan saja,” tegasnya.

Tindakan tegas itu dilakukan sebagai langkah antisipatif. Demi melindungi masyarakat NTB. ”Kita ingin masyarakat NTB ini tidak terpapar covid-19,” jelasnya. (arl/r1)

Berita Terbaru

Enable Notifications   OK No thanks