alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Libatkan Perempuan dalam Proses Perdamaian

MATARAM-Indonesia yang majemuk dan beragam dalam dinamika sosialnya terkadang menimbulkan pertemuan, persinggungan bahkan ketegangan. Perdamaian adalah sesuatu yang harus diupayakan dan dipelihara di Tanah Air.

Perwakilan UN Women Indonesia Agnes Gurning mengatakan, perempuan kini telah mendapat pengakuan serta kesempatan untuk terlibat dalam proses-proses perdamaian. Ini menjadi agenda bersama baik di level nasional maupun global.

“UN Women melihat ini (keterlibatan perempuan) menjadi areal yang sentral bagi proses pembangunan berkelanjutan” kata Agnes di sela-sela kegiatan Dialog Summit Perempuan Lintas Agama dan Etnik untuk Perdamaian yang digelar The Habibie Center (THC) dan Nusatenggara Centre (NC 1999), Sabtu (23/2).

Agnes menyebut dialog summit yang diinisiasi THC dan NC 1999 adalah upaya sadar untuk pembinaan perdamaian. Terlebih elemen perempuan dan kelompok muda diletakkan sebagai elemen penting di dalamnya. Kegiatan semacam ini sangat penting untuk dipertahankan karena energi komunitas dan pemerintah bertemu. “Diharapkan peserta bisa berpartisipasi secara penuh dah dan ada hasil yang didapat dari sini,” ujarnya.

Direktur Eksekutif THC Hadi Kuntjara menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari kelanjutan pelatihan-pelatihan sebelumnya. Bersama NC 1999 pihaknya telah melatih berbagai perwakilan komunitas di Mataram untuk menjadi fasilitator.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus bergulir,” imbuhnya.

Kelompok perempuan menurutnya, saat ini merupakan yang paling aktif dalam mendorong perdamaian. Dengan kemampuan yang dimiliki mereka mampu menjadi konektor pihak-pihak yang terbelah.

Sementara Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah menilai yang terpenting dilakukan sekarang adalah bagaimana memberdayakan perempuan. Semua bisa dimulai di lingkup keluarga dengan meletakkan perempuan sesuai porsinya. “Saya merasakan sendiri di keluarga bagaimana saya tidak dibedakan dengan saudara laki-laki,” kata Rohmi membuka acara.

Persepsi masyarakat di Indonesia yang masih menganggap perempuan di bawah laki-laki semestinya bisa disikapi sebagai tantangan. Melalui tantangan ini dapat dilihat sebagai sebuah peluang. Apalagi perempuan-perempuan NTB sekarang semakin hebat. Banyak dari mereka berada di posisi-poisisi strategis di pemerintahan dan instansi manapun.

“Dalam berdialog seperti ini pun sama. Yang membedakan hanya profesionalitas kita,” tandasnya.

Dialog summit ini dihadiri juga Rektor UIN Mataram Prof H Masnun dan Ketua Komisi V DPRD NTB Hj Wartiah. (ida/r7)  

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks