alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Formulasikan Penanggulangan Dampak Covid-19 Berbasis Research

MATARAM-Bencana beruntun gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 berdampak besar bagi sosial ekonomi masyarakat Provinsi NTB. Karena itu hasil penelitian “dampak sosial dan ekonomi pandemi covid-19 di daerah pascabencana” yang dilakukan oleh Smeru Research Institue bekerja sama dengan Unicef dan UNDP sangat diperlukan untuk memformulasikan kebijakan dan strategi penanggulannya.

“Informasi yang dihasilkan dari survei ini sangat berharga dalam upaya kami memformulasikan strategi dan program yang relevan sehingga betul-betul mampu menyentuh akar masalah. Kami akan gunakan hasil survei ini dengan maksimal untuk bersinergi dengan Unicef dan UNDP,” jelas Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat memberi sambutan dalam webinar hasil penelitian tersebut, Kamis (25/2/2021).

Deputy Residence Representative UNDP dan Fernando Carrera Chief of Sosial Policy Unicef Indonesia Sophie Kemkhadze berharap hasil penelitian yang telah dilakukan dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Sophie menyebutkan bencana beruntun yang dialami baik oleh Provinsi NTB dan Sulawesi Barat pasti tidak mudah. Namun dengan data yang tepat penanganannya dapat sesuai sasaran.

“Semoga penelitian ini dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana dan pandemi yang dihadapi,” kata Sophie.

Kepala Bappeda NTB H Amry Rakhman menambahkan, di bawah pemerintahan Gubernur H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah, Provinsi NTB menjadi daerah yang baik dalam menanggulangi dampak bencana beruntun yang dialami. Jumlah kemiskinan NTB bahkan di atas rata-rata nasional.

“Dengan gubernur dan wakil gubernur yang baru 2018-2023 ini melakukan terobosan-terobosan kepada reformasi birokrasi kita trutama pada sektor perekonomian kita yang penekanannya pada industriliasasi melalui IKM dan UKM-nya,” tandasnya. (ewi/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks