alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Pemasaran Masih Jadi Kendala, Masyarakat Berharap KUR Tetap Ada

MATARAM-Ratusan miliar dana kredit usaha rakyat (KUR) mengalir ke NTB. Uang-uang itu digunakan untuk membiayai usaha yang dijalankan masyarakat. Pinjaman lunak itu cukup efektif membantu usaha kecil dan menengah.

Data Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) NTB menunjukkan, sampai 23 Maret 2019 dana KUR yang tersalur mencapai Rp 298,8 miliar lebih. Dengan jumlah debitur 7.565 orang, rata-rata pinjaman per debitur Rp 39,5 juta.

Sektor ekonomi yang paling banyak menyerap KUR adalah perdagangan besar dan eceran senilai Rp 192,1 miliar. Kemudian bidang pertanian, perkebunan, dan kehutan Rp 49,6 miliar. Industri pengolahan Rp 16,9 miliar. Jasa hiburan Rp 12,9 miliar, dan penyediaan akomodasi dan makanan Rp 11,6 miliar.

Dari tahun ke tahun dana KUR yang tersalurkan ke masyarakat cukup banyak. Penyaluran pertama 2015 sebesar Rp 29,2 miliar, 2016 naik menjadi Rp 2,1 triliun, tapi turun tahun 2017 sebanyak Rp 1,9 triliun, dan tahun 2018 naik lagi menjadi Rp 2,1 triliun.

Kepala Kantor Wilayah DJPb NTB Syarwan menjelaskan, penyaluran KUR selama ini cukup lancar dengan nilai Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet 1 persen. Artinya, penyaluran KUR ke masyarakat selama ini cukup sehat.

Menurutnya, penyaluran dana KUR sangat efektif mengentaskan kemiskinan. Minimal 7.565 orang debitur yang meminjam uang bekerja atau tidak menganggur. Apalagi jika uang yang dipinjam banyak maka dia bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dan menyerap banyak tenaga kerja. “Tingkat pengangguran pasti bisa ditekan,” katanya, kemarin (24/3).

Hasil survei DJPb NTB juga menunjukkan, warga  sangat mengharapkan KUR karena sangat membantu usaha rakyat. Dan mereka rata-rata mengharapkan KUR tetap ada.

Hanya saja, ia memberikan masukan agar hasil produksi usaha rakyat tersebut dijamin bisa diserap pasar. Dengan begitu usaha rakyat bisa lebih berkembang. “Harusnya para pihak membantu para petani ini memasarkan,”  sarannya.

Fathurrahman, salah seorang pengusaha budi daya ikan asal Lingsar, Lombok Barat mengungkapkan, KUR sangat membantu karena syarat pinjaman tidak susah dan bunga bank juga tidak tinggi. “Sangat-sangat membantu, lebih mudah daripada pinjaman biasa harus diperiksa-periksa,” katanya.

Ia meminjam uang Rp 25 juta dengan setoran Rp 1,1 juta per bulan dalam waktu dua tahun. Syaratnya yang penting usaha sudah berjalan selama enam bulan. Dengan pinjaman itu, usaha yang dijalankan berjalan lancar. Dia tetap bisa memasok ikan tawar ke pasar-pasar. “Alhamdulillah lancar bisa saya sisihkan tiap bulan untuk utang di bank,” katanya. (ili/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks