alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Satu Warga Positif, Sumbawa Barat Catat Kasus Korona Pertama

MATARAM–Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas NTB, Jumat (24/4) kemarin mengumumkan adanya 12 kasus korona yang baru teridentifikasi di NTB. Salah satunya  pasien nomor 154, Tn. M, laki-laki, usia 63 tahun, penduduk Desa Kuang, Kecamatan Taliwang, KSB.

Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit tapi kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 65 klaster Gowa. ”Saat ini menjalani karantina di Kabupaten Sumbawa Barat dengan kondisi baik,” katanya.

Ia menjadi pasien pertama di KSB yang positif Covid-19. Dengan demikian, 10 kabupaten/kota di NTB sudah terjangkit virus Korona. KSB menjadi daerah terakhir yang terjangkit.

Padahal sehari sebelumnya, Bupati KSB HW Musyafirin mengeluarkan edaran yang mengizinkan masyarakat menggelar salat berjamaah, baik salat lima waktu, salat jumat, salat trawaih, tadarus Alquran, dan i’tikaf di masjid.

Menanggapi keputusan bupati KSB, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah mengharapkan pemda dan warga KSB paham dengan situasi yang dihadapi. ”Hari ini ada yang positif 1 di KSB mudah-mudahan mereka jadi paham,” harapnya.

Gubernur NTB telah mengeluarkan surat edaran tentang imbauan untuk menjaga ketertiban dan ketentraman umum selama Ramadan. Antara lain, meminta para pengelola rumah makan, restoran, kafe, dan warung menutup sementara kegiatannya.

Mereka dapat melayani pembeli pukul 16.30 sampai dengan 04.00 Wita. ”Meski berjualan, mereka tetap dilarang melayani pembeli yang makan di tempat,” kata Gubernur Zul.

Seluruh aktivitas tempat hiburan seperti karaoke tutup selama Ramadan. Dilarang memperjualbelikan atau membunyikan petasan. ”Bupati dan wali kota diharapkan melakukan pengawasan, pembinaan dan penegakan aturan,” harapnya.

Sebelumnya memang ada satu warga KSB berstatus PDP meninggal dunia. Belakangan hasil swab diketahui dia positif setelah dikebumikan. Karena itu pasien M dicatat sebagai kasus pertama yang dirawat di KSB.(ili/r2)

 

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Sanksi Tak Pakai Masker, Bayar Denda atau Bersihkan Toilet Pasar

Peraturan daerah (Perda) tentang Penanggulangan Penyakit Menular berlaku efektif bulan ini. Denda bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar lebih berat dibandingkan warga biasa.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks