alexametrics
Senin, 13 Juli 2020
Senin, 13 Juli 2020

Go Green… PLN Operasikan PLTMH Kedelapan di Lombok

MATARAM-PLN Unit Wilayah NTB Terus mendukung pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Bumi Gora. Yang terkini, PLN NTB kembali mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) berkapasitas 2 x 275 kW atau setara dengan 520 pelanggan daya 900 VA. Ini adalah PLTMH kedelapan yang dioperasikan PLN di Lombok.

“PLTMH ini mulai dibangun pada Oktober 2015 dan kini resmi kita operasikan,” kata General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB Rudi Purnomoloka, Senin (22/6/2020).

PLTMH ini berada di Desa Buwun Sejati, Narmada, Lombok Barat. PLTMH yang diberi nama Batu Bedil ini memanfaatkan aliran air di Sungai Sesaot untuk menghasilkan listriknya. Sebelum ini, PLN telah mengoperasikan tujuh PLTMH lain di Lombok. Yakni di Cakra, Sesaot, Pengga, Kukusan, Karang Bayan, Narmada, dan Santong. Selain itu, PLN NTB juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Lombok Utara, yaitu di Kokok Putik dan di Segara.

Rudi menjelaskan, di tengah tugas PLN untuk melistriki NTB, menghadirkan energi yang bersih dan ramah lingkungan adalah tantangan tersendiri. PLN memang memiliki komitmen untuk menyediakan sumber energi listrik yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Ada potensi kira kira seratus MW untuk EBT di NTB yang bisa dioptimalkan,” katanya. Untuk hal ini, pihaknya memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat dan juga stakeholder untuk memaksimalkan sumber daya alam tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral NTB H Muhammad Husni mengapresiasi upaya PLN yang terus meningkatkan kontribusi EBT di dalam pengoperasian pembangkitnya untuk menerangi NTB.

“Ini komitmen yang luar biasa dalam mendukung pencapaian target kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi sebagaimana tertuang dalam RUEN dan RUED Provinsi NTB,” kata Husni.

Dia mengatakan, sesuai UU Energi, target bauran energi untuk EBT secara nasional adalah sebesar 23 persen di tahun 2025. Dan salah satu langkah untuk memenuhi kebijakan pemerintah maupun Provinsi NTB tersebut adalah dengan pengoperasian PLTMH Batu Bedil.

Ke depan kata dia, pihaknya ingin PLN NTB lebih memanfaatkan tenaga listrik dari sumber-sumber energi terbarukan lainnya. Terutama dari pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa). Hal ini sekaligus untuk mendukung salah satu program unggulan Provinsi NTB yaitu program Zero Waste.

“Kami yakin PLN NTB akan terus memberikan pengabdian terbaik untuk memastikan NTB menjadi Nusa Terang Benderang dan terwujudnya visi dan misi NTB Gemilang 2018-2023,” katanya.

Total hingga Juni 2020, komposisi kapasitas daya EBT untuk NTB sebesar 38 MW atau 11,5 persen dari total daya mampu yang dihasilkan oleh pembangkit. Dari total daya tersebut, sebesar 20,82 MW bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya, dan selebihnya 17,57 MW merupakan pembangkit listrik yang menggunakan aliran air untuk membangkitkan tenaga listrik. (kus/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lurah Cakra Barat: Yang Ambil Bansos Motornya Bagus-bagus

Bantuan sosial (Bansos) kepada warga miskin seringkali tidak tepat sasaran. Karena itu, Kelurahan Cakra Barat berinisiatif melakukan musyawarah kelurahan (Muskel) dalam waktu dekat ini. “Kita harus persiapkan data dulu sebelum Muskel,” kata Lurah Cakra Barat I Nyoman Swira.

Mataram Aktifkan Jam Malam, Lampu Jalan Dipadamkan

Pemkot Mataram kembali menerapkan aturan jam malam. Warga dilarang berkumpul di ruang publik di atas jam 10 malam. ”Sudah kita berlakukan lagi mulai pertengahan minggu ini,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Berpolitik Praktis Tiga PNS Mataram Dapat Sanksi

Tiga ASN/PNS Pemkot Mataram mendapat sanksi dari pejabat pembina kepegawaian (PPK). ”Sudah kita lakukan. Ada sekitar tiga dari enam orang yang pernah diklarifikasi Bawaslu,” kata Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks