alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Pendakian Rinjani Resmi Dibuka 1 Juli

MATARAM-Pemprov berencana membuka empat kawasan wisata secara bertahap. Setelah kawasan tiga gili, berikutnya wisata pendakian Gunung Rinjani, kawasan Mandalika, dan Senggigi.

”Semuanya harus menerapkan protokol Covid-19,” kata Kepala Dinas Pariwisata NTB H Lalu Mohammad Faozal dalam seminar daring Asita, tentang strategi dan kesiapan NTB menyambut wisatawan di era new normal, Rabu (24/6).

Faozal menjelaskan, dari empat kawasan wisata itu kawasan tiga gili yang benar-benar siap menyambut wisatawan. ”Semua perangkat new normal sudah disiapkan,” katanya.

Kesiapan itu dimulai dari penyiapan dua pintu masuk utama ke Lombok yakni Lombok International Airport (LIA) dan Pelabuhan Lembar. Kedua pintu masuk itu sudah menerapkan SOP pelayanan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Pelayanan transportasi yang mengatar wisatawan dari bandara ke tempat tujuan, serta restoran yang akan disinggahi juga dipersiapkan dengan protokol Covid-19. ”Sampai di pintu masuk kawasan tiga gili juga diperiksa, mereka yang masuk harus memiliki keterangan sehat,” jelasnya.

Namun saat ini, pemprov belum menargetkan wisatawan asing. Pelaku wisata realistis dengan kondisi saat ini, sulit bisa menggaet wisatawan mancanegara. ”Kita tidak mungkin bicara mancanegara saat ini, maka domestik yang coba kita gaet,” ujarnya.

Berikutnya, pemprov bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) akan membuka wisata pendakian Rinjani. Berdasarkan hasil konsultasi dengan pusat, Rinjani merupakan kawasan dengan risiko rendah. ”Ketika risiko rendah memungkinkan untuk kita buka,” katanya.

Bila tidak ada halangan, simulasi pembukaan akan dilakukan 27 Juni mendatang. Sehingga per 1 Juli, Rinjani siap dikunjungi oleh para pendaki. SOP pendakian pun sudah disiapkan bersama Balai TNGR. Protokol kesehatan Covid-19 tetap menjadi acuan. ”Kuota pendakian dibatasi 30 persen dan one day tour,  tidak diberikan bermalam,” jelasnya.

Setelah itu, giliaran kawasan Mandalika di Lombok Tengah. Dengan prinsip protokol Covid-19 kawasan itu akan dibuka lagi. ”Wisatawan bisa menikmati pantai-pantai di kawasan Mandalika dengan kekhasannya,” katanya.

Terakhir, kawasan wisata Senggigi dan sekitarnya. Berbeda dengan tiga destinasi lainnya, di Senggigi pemda akan fokus untuk penyiapan hotel-hotel, restoran dan tempat hiburan.

Semua hotel, restoran, dan tempat hiburan harus menerapkan prinsip Cleanliness, Health, and Safety (CHS). Bahkan ada rencana pemberian labelCHS.”Setelah itu maka kita nyatakan siap semua,” katanya.

Terkait tanggal pembukaan kawasan wisata Mandalika dan Senggigi, dinas pariwisata belum menentukan.

Khusus untuk konektivitas, dinas pariwisata telah membangun komunikasi dengan maskapai AirAsia. Mereka akan segera membuka rute penerbangan domestik.

Ia mengharapkan bantuan pusat untuk meyakinkan maskapai membuka kembali rute-rute  penerbangan domestik ke NTB. ”Usulan saya, kita sederhanakan (syarat) berpergian bagi warga negara ini,” harapnya.

Dengan dibukanya penerbangan domestik paling tidak pelaku industri pariwisata bisa bertahan. “Kalau satu bulan tidak bisa berbuat apa-apa, industri pariwisata bisa kolep,” katanya.

Sementara Wakil Gubernur NTB Hj SittiRohmi Djalilah dalam telekonferensi tersebut mengatakan, ia memahami kondisi yang dialami pelaku pariwisata. Tapi di sisi lain membuka pariwisata ada konsekuensinya. “Karena itu pembukaan pariwisata harus dengan protokol,” ujarnya.

Kalau gegabah membuka objek wisata kemudian terjadi penularan di objek wisata, itu justru akan menghancurkan pariwisata.

“Jangan sampai ada klaster objek wisata yang bisa menghantam balik pariwisata kita,” katanya.

Sebelum membuka objek wisata, pemprov juga telah memastikan semua standar pencegahan penularan virus dipenuhi. Seperti kawasan wisata tiga gili beberapa waktu lalu. Hal itu harusnya diikuti objek wisata lain di NTB.

Rohmi menekankan, jika ingin perekonomian kembali pulih, maka semua kalangan harus disiplin menerapkan protokol Covid-19. (ili/r6)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks