alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Hasil Survei Kepuasan Masyarakat BBPOM 2022 Tunjukkan Tren Meningkat

MATARAM—Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (POM) Mataram melaksanakan survei atau jajak pendapat tentang penilaian pengguna layanan publik terhadap pelayanan yang diberikan. Ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kualitas pelayanan Balai Besar POM di Mataram sebagai salah satu penyedia layanan publik di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dengan berpedoman pada Peraturan Menteri PANRB No 14 Tahun 2017 maka telah dilakukan pengukuran atas kepuasan masyarakat. Hasil survei kepuasan masyarakat (SKM) yang didapat merangkum data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat. Dengan elaborasi metode pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat, maka akan didapatkan kualitas data yang akurat dan komprehensif.

Hasil survei ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi dan bahan masukan bagi penyelenggara layanan publik untuk terus-menerus melakukan perbaikan sehingga kualitas pelayanan prima dapat segera dicapai. Dengan tercapainya pelayanan prima maka harapan dan tuntutan masyarakat atas hak-hak mereka sebagai warga negara dapat terpenuhi.

Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2021 pada Balai Besar POM di Mataram dengan membentuk tim pelaksana kegiatan SKM. Pelaksanaan SKM menggunakan kuesioner aplikasi SapaAPIP yang disebarkan kepada pengguna layanan baik yang layanannya diterima maupun yang layanannya ditolak. Kuesioner terdiri atas 11 pertanyaan yang mencakup 9 unsur pengukuran kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diterima berdasarkan Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik. Kesembilan unsur yang ditanyakan dalam kuesioner SKM Balai Besar POM di Mataram yaitu ; Pertama tentang persyaratan yang harus dipenuhi dalam pengurusan suatu jenis pelayanan. Kedua soal  sistem, mekanisme dan prosedur. Kemudian waktu penyelesaian seluruh proses pelayanan dari setiap jenis pelayanan, biaya atau tarif yang dikenakan kepada penerima layanan dalam mengurus dan/atau memperoleh pelayanan dari penyelenggara, produk spesifikasi jenis pelayanan, kompetensi pelaksana meliputi pengetahuan, keahlian, keterampilan dan pengalaman. Selanjutnya soal perilaku pelaksana mencakup sikap petugas dalam memberikan pelayanan, penanganan pengaduan, saran dan masukan. Terakhir soal sarana dan prasarana.

Baca Juga :  Masih Banyak Pengusaha NTB Campurkan Bahan Berbahaya pada Makanan

Lokasi dan waktu pengumpulan data dilakukan secara online melalui tautan bit.ly https://tinyurl.com/YanblikBBPOMMataram pada waktu jam layanan maupun di luar jam layanan, serta pengisian kuesioner dilakukan sendiri oleh responden sebagai penerima layanan.

Survei dilakukan secara periodik per tahun dan pelaksanaan survei kepuasan masyarakat memerlukan waktu selama enam bulan. Berdasarkan hasil pengumpulan data, jumlah responden penerima layanan yang diperoleh yaitu 43 orang responden.

Keterangan:

 

No Unsur layanan
U1 Persyaratan
U2 Sistem, Mekanisme, dan Prosedur
U3 Waktu Penyelesaian
U4 Biaya/Tarif
U5 Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan
U6 Kompetensi Pelaksana
U7 Perilaku Pelaksana
U8 Penanganan Pengaduan, Saran dan Masukan
U9 Sarana dan Prasarana

Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui bahwa :

  1. Nilai SKM tahun 2022 terendah pada unsur:
    1.  Waktu penyelesaian dengan nilai 98,61, namun nilai ini sebenarnya sudah sangat baik yaitu di atas 98 persen. 
  2. Nilai SKM tahun 2022 tertinggi pada unsur:
    1.  Biaya/Tarif dengan nilai 100
    2.  Produk Spesifikasi Jenis Pelayanan dengan nilai 100.
    3.  Perilaku Pelaksana dengan nilai 100
Baca Juga :  Vaksin Sinovac Dipastikan Aman, BPOM Terbitkan Izin Penggunaan Darurat

 

Berdasarkan hasil rekapitulasi saran/kritik serta pengaduan yang masuk melalui berbagai kanal aduan yang telah disediakan, diperoleh beberapa aduan yang menjadi perhatian dan dapat digunakan dalam pembahasan rencana tindak lanjut yaitu sebagai berikut :

  • “Lebih dipercepat lagi proses hasil uji lab “.
  • “Mohon penambahan jumlah petugas selaras dengan besar dan luasnya wilayah layanan”.

Adapun kondisi permasalahan/kekurangan dari unsur pelayanan dapat digambarkan sebagai berikut :

  • Waktu penyelesaian pelayanan masih dirasakan lambat oleh masyarakat. Layanan pengujian sampel kepolisian saat ini sudah menerapkan One Day Service (ODS)  namun belum dapat memenuhi kepuasan pelanggan.
  • Petugas pengujian sampel kepolisian saat ini berjumlah lima orang dan seluruhnya telah dibuatkan jadwal piket harian. 

Hasil analisa tersebut dalam rangka untuk perbaikan kualitas pelayanan publik maupun pengambilan kebijakan dalam rangka pelayanan publik. Oleh karena itu, hasil analisa ini dibuatkan dan direncanakan tindak lanjut perbaikan. Rencana tindak lanjut perbaikan dilakukan dengan prioritas dimulai dari 3 unsur yang paling rendah hasilnya. 

Pembahasan rencana tindak lanjut hasil SKM dilakukan melalui rapat internal Tinjauan Manajemen bersama perwakilan pengguna layanan pada Bulan Juli 2022.

Tren tingkat kepuasan penerima layanan Balai Besar POM di Mataram dapat dilihat melalui grafik berikut :

Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa terjadi konsistensi peningkatan kinerja penyelenggaraan pelayanan publik dari tahun 2019 hingga 2022 pada Balai Besar POM di Mataram. (adv) 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/