alexametrics
Kamis, 18 Agustus 2022
Kamis, 18 Agustus 2022

Semoga Mabrur, Tiga Kloter JCH NTB yang Sudah Tiba di Makkah Sehat

MATARAM-Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) NTB memanggil dua jamaah cadangan. Untuk menggantikan Jamaah Calon Haji (JCH) dari kelompok terbang (kloter) tiga Embarkasi Lombok.

”Dari jamaah cadangan yang menggantikan,” kata Kepala Kanwil Kemenag NTB Zaidi Abdad.

Zaidi mengatakan, dua JCH dari kloter tiga dipastikan tidak berangkat ke Tanah Suci untuk musim haji tahun ini. Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Asrama Haji. Kedua JCH tersebut diketahui berasal dari Lombok Timur dan Dompu.

Setelah keputusan tersebut, Panitia Penyelanggara Ibadah Haji (PPIH) NTB menghubungi dua jamaah cadangan. Yang nomor kursinya berada paling atas di daftar tunggu pada Sistem Informasi dan Komputerasi Haji Terpadu (Siskohat). ”Sudah kami panggil jamaah cadangannya. Sudah dikontak panitia,” ujarnya.

Dua jamaah cadangan telah memastikan kesiapannya untuk berangkat ke Tanah Suci. Hanya saja, kata Zaidi, mereka belum bisa langsung berangkat mengikuti jadwal kloter empat maupun lima. ”Nanti akan ikut di kloter enam, terakhir,” sebut Zaidi.

Baca Juga :  Potensi Hujan Masih Tinggi, BMKG Ingatkan Ancaman Longsor dan Banjir

Berdasarkan jadwal pemberangkatan JCH Embarkasi Lombok, kloter enam merupakan gabungan jamaah dari Lombok Tengah, petugas haji asal NTB, serta JCH dari kloter Jakarta-Pondok Gede (JKG).

Rencananya kloter enam akan bertolak ke Arab Saudi pada tanggal 27, sekitar pukul 03.50 Wita. Karena merupakan kloter gabungan, sebelum terbang ke Makkah, pesawat akan transit terlebih dahulu di Jakarta. ”Satu hari sebelum berangkat, jamaah akan masuk Asrama Haji,” tandas Zaidi.

Sementara itu, Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag NTB Eka Muftati’ah, tiga kloter jamaah haji (JH) asal NTB yang telah tiba di Makkah berada dalam keadaan sehat. ”Ada lima jamaah yang memakai kursi roda. Tapi semuanya dalam kondisi sehat,” kata Eka.

Eka saat ini berada di Makkah, bertugas sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Dengan tujuan memberikan pelayanan kepada seluruh jamaah haji. Eka sendiri ditugaskan pada sektor 5 di wilayah Misfalah. Meski begitu, dia tetap melakukan monitoring terhadap kondisi JH asal NTB, yang mondok di sektor 1 Mahbas Jin.

Baca Juga :  Bupati KSB Lepas 68 JCH ke Tanah Suci

”Tetap berkoordinasi dengan teman-teman sebagai petugas non kloter dari NTB,” ungkapnya.

Kata Eka, PPIH di Arab Saudi telah diminta untuk memberikan pelayanan terbaik bagi JH. Yang nantinya tetap dilakukan evaluasi setiap harinya. ”Tugas fungsi masing-masing dijalankan dengan baik. Diharapkan juga saling bantu antar petugas,” ujarnya.

Dalam evaluasi terakhir, PPIH memberi edukasi kepada ketua kloter JH. Terkait dengan pendorongan kursi roda selama ibadah haji. ”Kami minta agar gunakan pendorong resmi dari pemerintah Arab Saudi, ada kok disedikan. Tidak diperkenankan pendorong dari mukimin,” tandas Eka. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/