alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Jatah Rp 1,8 T, Penyaluran KUR untuk Petani NTB Baru Rp 564 Miliar

MATARAM-Penyaluran dana kredit usaha rakyat  (KUR) bagi petani di NTB baru Rp 564,07 miliar. Jumlah itu masih jauh dari target Rp 1,8 triliun hingga akhir tahun. ”Kami terus mendorong agar penyerapan KUR ini mencapai target,” kata Direktur Pembiayaan, Kementerian Pertanian Indah Megawati, Senin (24/8).

Selama ini, kata Indah, salah satu kendala penyerapan KUR petani karena mereka tidak memiliki jaminan di bank. Apalagi mereka meminjam secara perorangan. Sehingga bank khawatir memberikan pinjaman.

Karena itu, Kementerian Pertanian mengembangkan pertanian dengan model korporasi. Dalam program itu digandeng para mitra atau off taker yang menyalurkan pinjaman dalam bentuk pupuk hingga mesin pertanian. ”Dengan adanya off taker dan komoditi sekala luas, perbankan sudah mulai, mereka tidak ragu-ragu,” katanya.

Dalam pola kerja sama itu, petani tidak diberikan uang tetapi dalam bentuk sarana produksi yang disalurkan para mitra. Sehingga bisa meningkatkan produktivitas pertanian. ”Kalau dalam bentuk uang takutnya nanti ada kredit macet,” katanya.

Penyerapan KUR di NTB cukup menggembirakan, meski sebelumnya penyaluran KUR terhambat karena pandemi covid-19. ”Alhamdulillah sudah mulai naik lagi awalnya hanya Rp 100 miliar,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menjelaskan, Kementerian Pertanian telah membangun pertanian dengan model korporasi. Dalam program itu dikembangkan pertanian berbasis kawasan dan klaster. Kemudian bersinergi dengan para mitra yang membangun industri dan menyediakan fasilitas permodalan kredit usaha rakyat (KUR).

Tahun ini, dikembangkan 130 korporasi tanaman pangan di 130 kabupaten. Sudah berjalan model korporasi perbenihan jagung dan padi di berbagai daerah. ”Kabupaten di NTB ini menjadi salah satu fokus kami,” katanya. (ili/r5)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks