alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Dana APBD Diprioritaskan untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan di Pulau Sumbawa

MATARAM-Warga Pulau Sumbawa mendapat angin segar. Hampir semua dana APBD untuk perbaikan jalan akan dialokasikan ke sana. Pemprov NTB menyebut, kebijakan ini sekaligus untuk memangkas kesenjangan pembangunan Lombok dan Sumbawa.

Dana APBD kita bisa alokasikan lebih banyak ke Pulau Sumbawa untuk meyelesaikan infrastruktur fisik yang masih tertinggal,” kata Gubernur NTB H Zulkieflimansyah di Mataram, kemarin (25/3).

Gubernur Zul ingin memastikan, pelayanan infrastruktur di Pulau Sumbawa lebih baik. Minimal kondisinya sama dengan Pulau Lombok.

Dia menyebutkan, kemantapan jalan Pulau Sumbawa saat ini baru 72 persen dengan panjang jalan 958 km. Sementara kemantapan jalan di Pulau Lombok sudah mencapai 90 persen dengan panjang jalan sekitar 500 km.

Dijelaskan, prioritas perbaikan jalan dan jembatan di Sumbawa ini untuk menunjang proyek strategis yang akan dikembangkan Pemprov di sana. Seperti industri smelter dan kawasan Samota.

Rencananya, di Pulau Sumbawa, Pemprov akan memperbaiki jalan sepanjang 170 km dan 19 unit jembatan yang potensial terisolir. Juga Pembangunan Pelabuhan Ai Bari untuk mendukung pengembangan kawasan Samota. Dan juga pembangunan Pelabuhan Kilo. Selain itu ada pengembangan Bandara Sultan Salahudin Bima, dan juga Pengembangan Bandara Sultan Kaharudin Sumbawa.

Selain itu akan ada perbaikan fasilitas untuk menopang pembangunan Bendungan Beringin Sila, pemeliharaan daerah irigasi Kalimantong I dan II di Lang Desa. Juga ada rehabilitasi daerah irigasi Sumi Sape, Latonda Pekat, dan Madapangga.

Kemudian rehabilitasi Embung Entelin di Bima, Empung Omal Sapah di KSB, dan Embung Mata Nae di  Sumbawa.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) NTB H Ridwan Syah menjelaskan, dana-dana yang dialihkan ke Pulau Sumbawa itu bersumber dari APBD NTB. Nilainya mencapai Rp 1 triliun lebih dalam tiga tahun.

“Tapi bukan membuka jalan baru,” kata Ridwan. Sehingga nantinnya tidak ada lagi jalan kerikil, tidak ada lagi jalan tanah dan jembatan putus.

Sementara untuk infrastruktur di Pulau Lombok akan dibangun SPAM regional, yang rencananya terbangun tahun 2023. Semenatra perbaikan jalan akan dibantu dari dana APBN.

Di sisi lain, akan ada pinjaman bank dunia, melalui program Indonesia Torusim Development Project  (ITDP). Nilainya mencapai Rp 5 triliun, baik untuk jalan, proyek air bersih. Rencananya, dana itu mulai dikucurkan mulai tahun 2020 untuk menunjang pengembangan KEK Mandalika. (ili/r8) 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks