alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Dukung Investasi di Pulau Sumbawa, PLN Siapkan Tambahan Daya 20 MVA

MATARAM-Kebutuhan listrik di Pulau Sumbawa diprediksi akan terus meningkat. Itu seiring pembangunan daerah yang terus berjalan. Terkait itu PT PLN (Persero) akan menambah keandalan sistem kelistrikan melalui penambahan gardu induk (GI) baru berkapasitas 20 MVA.

“Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang memiliki dampak kepada masyarakat, PLN siap menyediakan keandalan sistem guna menunjang aktivitas perekonomian dan investasi di daerah,” kata General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) Wahidin.

Wahidin melanjutkan penambahan GI 20 MVA dipicu investasi yang dilakukan PT Sumbawa Jutaraya (SJR) yang bergerak di bidang pertambangan (tambang emas). Perusahaan ini mengelola tambang emas baru seluas 8.687 hektare di Pulau Sumbawa dan membutuhkan daya energi listrik mencapai 17 MW untuk menunjang operasionalnya.

Baca Juga :  PLN UP3 Mataram Targetkan 70 Ribu Pelanggan Baru

“Lokasi penambahan gardu induk baru tersebut di rencanakan di wilayah Plampang, Sumbawa, dan akan kita sambungkan dengan sistem tol Sumbawa yang sudah beroperasi, atau secara teknis akan kita tapping pada transmisi SUTT 150 kV Labuhan-Empang,” jelas Wahidin.

Saat ini rencana pembangunan GI Plampang memasuki tahap prakonstruksi, yakni proses penyelesain permasalahan pengadaan lahan lokasi pembangunan, perencanaan desain teknis, dan perencanaan sistem penyaluran dan interkoneksi.

Untuk kebutuhan suplai energi listrik di Pulau Sumbawa ditopang oleh pembangkit utama yakni PLTU Sumbawa Barat 14 MW di Taliwang, Sumbawa Barat; PLTMG Sumbawa 50 MW di Labuhan Sumbawa; dan PLTMG Bima 50 MW di Bonto, Bima. Ketiga pembangkit utama tersebut terkoneksi melalui saluran tol listrik Sumbawa.

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Terburuk Korona, Pemprov NTB Siapkan Rp 500 Miliar

“Dalam waktu dekat NTB, khususnya Sumbawa direncanakan akan melaksanakan event Motocross Grand Prix, yang akan memicu geliat pariwisata di Sumbawa, ditambah investasi industri seperti saat ini, dan tentunya ini menunjukkan bahwa perekonomian di daerah sedang mulai bangkit paska pandemi,” tutup Wahidin

Untuk diketahui sistem sumbawa memiliki daya mampu sebesar 129 MW dengan beban puncak mencapai 116 MW. Sesuai RUPTL 2021-2030, rencana penambahan kapasitas GI di NTB mencapai 1.010 MVA. Lokasinya tersebar di pulau Lombok dan pulau Sumbawa. (*/r1)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/