alexametrics
Sabtu, 28 Mei 2022
Sabtu, 28 Mei 2022

Sepuluh Merchandise Pembalap MotoGP Akan Dilelang, Catat Jadwalnya ya!

MATARAM-Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) mematangkan rencana lelang merchandise dari pembalap MotoGP. ”Ini kan barang khusus. Kalau dijual ke masyarakat biasa, harganya kurang optimal,” kata Kepala KPKNL Mataram Kurniawan Catur Andrianto, Senin (25/4).

Merchandise pembalap MotoGP rencananya masuk dalam agenda lelang amal, antara KPKNL bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB awal April lalu. Namun, urung dilaksanakan.

Catur beralasan, merchandise yang diberikan pembalap MotoGP merupakan barang khusus. Sehingga membutuhkan penghitungan yang khusus terhadap nilainya, saat lelang dilakukan. Karena itu, dari hasil evaluasi, lelang bersama Dekranasda di awal April lalu, dianggap terlalu cepat.

”Waktunya terlalu mepet. Jadi kita undur dulu. Kita ingin mendapatkan harga terbaik, terutama dari kolektor,” sebut Catur.

Baca Juga :  BNPB Tebar 300 Ribu Masker dan 60 Ribu Hand Sanitizer di Loteng

Merchandise yang nanti dilelang, merupakan kerja sama KPKNL dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA). ITDC diketahui sebagai pemohon lelangnya.

Catur menyebut ada 10 merchandise yang bakal dilelang. Seluruhnya berasal dari pembalap MotoGP. Seperti baju dan kemeja dari juara dunia MotoGP Marc Marquez; rider yang menjuarai seri Mandalika Miguel Oliveira; serta Espargaro. Topi dari Marc Marquez serta Maverick Vinales. Vinales juga memberikan merchandise sarung tangan balapnya.

”Itu semua ditandatangani. Total 10 barang, itu yang sedang kita matangkan lelangnya,” kata Catur.

Hasil lelang nanti akan diberikan seluruhnya kepada ITDC. Setelah itu, ITDC akan menggunakan untuk kegiatan amal, sesuai dengan tujuan dari lelang tersebut.

Baca Juga :  Target Meleset, Dispar NTB Fokus Wisatawan Domestik dan Lokal

Catur mengatakan, agenda lelang amal dari barang-barang milik pembalap MotoGP diharapkan bisa dilakukan rutin setiap tahun. Tentu dengan jumlah yang lebih banyak, dari merchandise maupun pembalapnya. ”Tahun depan kalau bisa seluruh pembalap bisa ikut lelang amal ini,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sudarmanto mengatakan, merchandise pembalap MotoGP, apalagi yang telah ditandatangani ridernya langsung, merupakan barang spesial dan langka. ”Jadi harus kita siapkan strategi (lelang) dengan matang,” kata Darmanto. (dit/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/