alexametrics
Jumat, 25 September 2020
Jumat, 25 September 2020

Dewan Usulkan Bentuk Pansus

MATARAM-Infrasturktur jalan dan pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) sedang menjadi sorotan Komisi IV DPRD NTB. Untuk itu, empat fraksi yakni Golkar, PKB, PPP dan PAN meminta eksekutif dan legislatif menyetujui dibentuknya pansus. Khususnya untuk menilai kinerja UPTD Balai Pemeliharaan Jalan dan UPTD Balai SDA.

“Kita harus evaluasi kinerjanya,” tegas Sekretaris Komisi IV DPRD NTB H Nurdin Ranggabarani usai rapat di gedung utama DPRD NTB, kemarin (25/7).

Nurdin mengatakan, sudah berulangkali menyarankan agar kedua balai ini menjalankan peran, tugas dan fungsinya secara maksimal. Padahal Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi pegawai kedua balai itu masing-masing lebih dari 200 orang. Baik di Pulau Lombok dan Sumbawa. “Ratusan (pegawai) tapi nggak ada kerjaan,” kata Wakil Ketua Fraksi PPP itu.

Karena itu, tugas pansus selain menilai dan mengevaluasi kinerja para pegawainya, tetapi perlu ditelisik lebih jauh apa penyebab dan kendala. Padahal Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 29 Tahun 2015 memberikan kewenangan kedua balai itu untuk melakukan pemeliharaan infrastruktur di NTB. “Nggak ada yang terlaksana,” jelasnya.

Contoh kecil misalnya, pada rubasan kiri dan kanan sepanjang jalan provinsi, yang sudah diamati oleh Komisi IV, tidak ada yang tertangani. Selain itu, jalan inspeksi menuju embung dan irigasi banyak yang tertutup tanaman-tanaman liar. Padahal, pemerintah sudah menggelontorkan anggaran per balai Rp 1 miliar per tahun. Dengan pola pemeliharaan per empat bulan.

“Hampir semua jalan inspeksi kita sudah nggak kelihatan, kita (Komisi IV) nggak tahu di mana lagi jalan inspeksi itu, padahal ada anggaran,” terangnya.

Begitu juga pemeliharaan pintu air oleh UPTD Balai SDA. Kinerja para pegawainya benar-benar tidak produktif. Penganggaran demi penganggaran dilakukan, tetapi belum juga maksimal.

Dia berharap, pansus ini bisa terbentuk. Supaya eksekutif dan legislatif tahu di mana kelemahan dan kekurangan dari kinerja kedua balai tersebut. “Kalau dari segi regulasi, anggaran atau SDM masih kurang, ayo kita perkuat biar tidak sia-sia anggaran yang sudah gelontorkan ini,” tandasnya.

Penjabat Sekda NTB H Iswandi mengapresiasi legislatif supaya sistem check and balance itu berjalan. Namun, untuk membentuk pansus semacam ini, perlu dilihat urgensinya karena ada tingkatan yang harus dilalui. “Kami akan tetap menampung masukan ini, nanti kita lihat apakah bisa diselesaikan melalui pansus atau tidak,” tandasnya. (yun/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Catat, Kampanye Undang Massa Bisa Dipidana

Seluruh calon kepala daerah yang akan berlaga dalam Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di NTB telah ditetapkan, kemarin (23/6). Hari ini, para calon kepala daerah tersebut akan melakukan pengundian nomor urut. Kampanye akan dimulai pada 26 September. Seluruh kandidat harus hati-hati berkampanye di masa pandemi. Sebab, mengundang massa dalam kampanye bisa dikenakan pidana.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Dua Jempol untuk Penanggulangan Covid-19 Desa Bentek Lombok Utara

Desa Bentek meraih juara satu Kampung Sehat di Kecamatan Gangga, Lombok Utara. Berada di pintu masuk Kecamatan Gangga, desa ini memang dua jempol. Bidang kesehatannya oke. Bidang ekonominya mantap. Sementara bidang ketahanan pangannya juga menuai decak kagum. Pokoknya top!

Disdag Kota Mataram Gelar Pasar Rakyat, Warga Antusias

”Kami berterima kasih pada pihak Disdag karena kebutuhan rumah tangga bisa diakomodir sekaligus di sini dengan harga terjangkau,”  kara Nasrullah, lurah Pagutan Barat.

Dapodik Versi Terbaru Buat Bingung, Dikbud NTB Latih Operator Sekolah

Kami rancang untuk yang pulau Lombok dulu,” kata Kepala Seksi  GTK SMK Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Dikbud NTB Mu'azam, Rabu (23/9/2020).

SMK di NTB Mulai Persiapan Ikuti LKS Tingkat Nasional

”Siswa yang ikut, sedang menjalani training center (TC),” kata Kepala SMKN 3 Mataram Ruju Rahmad, Rabu (23/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks