alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Dispar NTB Ingin Festival Bau Nyale 2022 Berkesan untuk MotoGP

MATARAM–Dinas Pariwisata NTB ingin mematangkan persiapan Festival Bau Nyale. Mereka mengundang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Poltekpar, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata Loteng, Polres Loteng, Polda NTB, dan beberapa perangkat daerah terkait lainnya.

Kepala Dispar NTB H Yusron Hadi menyampaikan, ada beberapa hal yang menjadi poin selama penyelenggaraannya. Karena festival ini akan berlangsung beberapa hari setelah gelaran pra musim MotoGP dan beberapa pekan sebelum MotoGP Maret berlangsung.

“Maka event ini harus memberikan kesan kesiapan kita untuk menyambut MotoGP mendatang. Selain itu kita harus berkomitmen, bahwa festival ini bersifat nasional sehingga akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi masyarakat sekitar, tetapi juga daerah lainnya, dengan tetap menguatkan nilai-nilai budaya. Oleh karena itu, berbagai rangkaian event ini mulai dari Sangkep Warige kemudian rapat koordinasi untuk menentukan jenis kegiatan yang akan berlangsung tetap memperhatikan saran masukan tokoh dan masyarakat ada,” jelas Yusron Hadi, Kamis (27/1/2022).

Baca Juga :  Setelah Malaysia, Penerbangan Internasional ke Lombok Berpeluang Bertambah

Selain itu, pihak panitia menyampaikan ada beberapa kegiatan dalam event yang akan diselenggarakan secara streaming, seperti pemilihan Puteri Mandalika dan Bepaosan. Sedangkan, side event lainnya seperti Peresean, Belancaran, dan Mandalika Fashion Carnaval tetep dilaksanakan secara offline dengan menerapkan protokol kesehatan yang baik.

Pada rapat tersebut, disampaikan bahwa acara malam puncak akan berlangsung di Pantai Tanjung Aan dan diharapkan panitia, pemerintah daerah, ITDC dan tokoh masyarakat bersama pihak Polres Lombok Tengah untuk bisa meninjau lokasi puncak acara secepatnya.

Sementara perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB yang turut hadir melaporkan bahwa, ada kurang lebih 30 sekolah tingkat SMA/SMK/SLB di Loteng yang ingin meramaikan festival ini. Jika festival ini akan melibatkan anak-anak sekolah, pihak Dikbud NTB menyatakan kesiapan untuk turut ambil bagian dengan menampilkan seni tari, gendang beleq, dan peresean.

Baca Juga :  Okupansi Tembus 90 Persen, Pariwisata NTB Kembali Menggeliat?

Sedangkan Pari Wijaya selaku Perwakilan ITDC mengaku, pihaknya sangat mendukung penuh festival budaya satu ini dan berharap setiap tahunnya harus bisa terorganisir dengan baik. (ewi/r10)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/