alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Densus 88 Tangkap Tiga Warga di Bima

MATARAM-Mabes Polri merilis penangkapan warga yang diduga terkait organisasi radikal di beberapa wilayah di Indonesia. Yakni, di wilayah Kalimantan Selatan, Bali, dan NTB.

Di NTB Tim Detasemen Khusus 88/Anti Teror menangkap tiga orang  di Bima. Mereka berinisial ER, WA, dan HA. Diduga mereka merupakan kelompok Jamaah Islamiyah di wilayah Bima. ”Ya, itu dulu ditangkap, Juni lalu. Baru dirilis kemarin oleh Mabes,” kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto saat dikonfirmasi, Rabu (26/8).

Dari rilis yanag disebutkan Mabes Polri, penangkapan terhadap tiga orang tersebut berawal dari penangkapan terduga teroris berinisial NZN alias Zay alias Armagedon, Juni lalu. Dia tertangkap di Kalimantan Selatan.

Pria yang diduga menjabat sebagai sekretaris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu ditangkap bersama lima orang lainnya. Yakni, berinisial MRR, AS, MN, TA, dan S.

Artanto tidak merinci detail  penangkapan tersebut. Karena, Tim Densus 88 yang turun. ”Tidak bisa saya terangkan,” kata dia.

Dia juga tidak mengetahui, lokasi tempat ditahannya terduga pelaku. Apakah ditahan di Mabes atau di Polda NTB. ”Saya tidak tahu persis,” kelitnya.

Tugas kepolisian di daerah hanya tetap waspada terhadap prosedur pengamanan. Yang pasti, setiap mako tetap dijaga ketat. ”Langkah itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkapnya. (arl/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks