alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Jangan Lupa Benahi Situs Geopark,Presiden APGN Tinjau Kesiapan NTB

MATARAM-Menjelang penyelenggaraan Asia Pacific Geoparks Network (APGN) Syimposium 2019, pemprov diminta lebih serius menata situs-situs geopark yang dimiliki Rinjani-Lombok Unesco Global Geopark. Promosi juga harus digencarkan mulai saat ini di daerah yang punya banyak akses penerbangan langsung ke luar negeri seperti Bali dan Jakarta.

Hal itu diungkapkan Presiden APGN Prof He Qingcheng saat datang bersama tim meninjau kesiapan lokasi acara di Mataram, kemarin (27/3). Tim APGN yang datang terdiri dari Wakil Presiden APGN Dr Soojae Lee, Sekertaris APGN Dr Ren Fang, dan Wakil Presiden APGN Dr Setsuya Nakada.

“Perkuat saja situs-situs di acara ini (APGN) supaya orang mau menambah waktu untuk mengunjungi situs-situs yang sangat indah,” kata He Qingcheng di Hotel Lombok Raya, kemarin (27/3).

Ia mengakui, saat akan mendarat di bandara dia melihat dari atas keindahan Lombok. Ditambah dengan pemaparan pemda, dia semakin penasaran dan ingin banyak mengunjungi situs-situs tersebut.

Dalam pertemuan itu dia memaparkan tahapan-tahapan pelaksanaan acara. Tapi yang penting mulai disiapkan saat ini adalah memperkuat promosi di bandara agar lebih banyak orang tahu agenda APGN 2019 September mendatang. Ia juga ingin memastikan kesiapan sarana transportasi bagi para peserta selama acara berlangsung.

Setelah melakukan rapat di Lombok Raya, tim APGN siang kemarin meninjau beberapa lokasi yang akan jadi lokasi penyelenggaraan acara. Termasuk Hotel Lombok Raya yang akan menjadi tempat pembukaan dan penutupan acara.

Manager Litbang dan Kerja Sama Rinjani Lombok Unesco Global Geopark Misbah mengatakan, masukan dari Presiden APGN akan menjadi catatan yang akan diperbaiki. Penataan akan segera dilakukan tahun ini, saat ini tender proyek penataan sedang dilakukan. Termasuk transportasi dan promosi akan dilakukan.

Meski pendakian ke Gunung Rinjani masih ditutup, namun hal itu tidak akan mempengaruhi pelaksanaan acara. Peserta tidak harus mendaki ke Rinjani, namun akan dibawa ke situs-situs geopark yang lain.

Peserta akan dibawa ke tiga jalur, yakni jalur utara dari Mataram sampai ke Desa Gumantar. Mereka akan singgah di situs yang ada, termasuk juga daerah terdampak gempa. Kemudian jalur tengah melewati Pura Lingsar dan Air Terjun Benang Stokel dan Air Terjun Kelambu di Desa Aik Beriq, dan satu jalur yang menuju ke kawasan Sembalun. “Mereka akan mengunjungi situs-situs yang ada,” katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengatakan, pemprov akan mempersiapkan acara itu agar sukses. Ia pun meminta kepada semua OPD mendatangkan semua persiapan. “Ini kerja berat, kita harus belajar dari APGN sebelumnya di China,” katanya.

Kesempatan menjadi tuan rumah event internasional harus  dimanfaatkan secara optimal. NTB sudah dipercaya pemerintah Indonesia, amanah itu harus dijalankan dengan baik. Kalau tidak sungguh-sungguh mempersiapkan maka akan berdampak pada NTB, khususnya sektor pariwisata. “Ini adalah kebanggaan Indonesia,” katanya.

Selain menjual dan menikmati keindahan alam Lombok yang bagus, Rohmi mengingatkan, agar semua pihak juga turut menjaga lingkungan. “Tanggung jawab moral kita menjaga lingkungan ini tetap lestari,” tandasnya. (ili/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)
Enable Notifications    Ok No thanks